Truk Masuk Jurang

Warga Desa Pepandungan Enrekang Evakuasi Truk Masuk Jurang Sedalam 100 Meter

Terlihat pada video, ratusan warga saling membantu menarik mobil dari jurang menggunakan tali panjang. 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
Tangkapan layar video
Warga gotong royong menarik mobil truk pengangkut padi yang terjun ke jurang di Desa Pepandungan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Jumat (30/9/2022) sekitar pukul 23.00 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun supir dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka berat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Sebuah video memperlihatkan aksi warga sedang menarik mobil truk pengangkut gabah atau padi yang masuk jurang.

Peristiwa itu terjasi di Desa Pepandungan, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/9/2022).

Proses evakuasi terekam kamera amatir dan beredar di media sosial instagram.

Terlihat pada video, ratusan warga saling membantu menarik mobil itu menggunakan tali panjang. 

Warga kemudian berhasil mengevakuasi, meski keadaan mobil mengalami kerusakan parah. 

Proses evakuasi mobil berlangsung dari pagi hingga siang.

Dari informasi yang diterima, mobil truk tersebut terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter.

Hal itu dibenarkan Kepala Desa Pepandungan Tahir usai dikonfirmasi TribunEnrekang.com.

Tahir mengatakan kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (30/9/2022) sekitar pukul 23.00 Wita.

"Kecelakaan truk terjadi saat hendak mengantar muatan padi yang sudah dipabrik, jadi sudah dalam keadaan kosong muatannya. Kecuali supir dan penumpang, ada sembilan anak-anak kecil di atas mobil ditambah empat orang dewasa termasuk supirnya" tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun supir dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka berat hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Lakipadada Makale, Tana Toraja.

"Ini supir dan penumpang lainnya adalah warga kami. Jadi ada sembilan bocah-bocah, supir, ditambah tiga orang dewasa perempuan. Ini yang supir dan tiga perempuan yang dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Adapun penyebab terjadinya kecelakaan karena supirnya diduga mengalami gangguan jiwa.

"Itu jalan sangat bagus, belum lama sudah di aspal. Apalagi kejadian itu bukan dijalan tanjakan melainkan jalan lurus. Memang yang saya dengar-dengar bahwa sopir itu sedikit mengalami gangguan jiwa," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved