Tindak Pelangsir BBM, DPRD Palopo Minta Polisi Awasi SPBU

Sejumlah pihak menyoroti keberadaan pelangsir BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Palopo.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
PERTAMINA
ILUSTRASI PENGISIAN BBM - Sejumlah pihak menyoroti keberadaan pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Anggota DPRD Palopo Budi Rani Ratu meminta adanya pengawasan maksimal dari pihak terkait baik pemerintah maupun aparat kepolisian. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Sejumlah pihak menyoroti keberadaan pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Kota Palopo, Sulawesi Selatan.

Pelangsir merupakan sebutan bagi oknum yang membeli BBM dengan jumlah banyak untuk dijual kembali.

Biasanya pelangsir atau penimbun membeli BBM dengan harga subsidi.

Kemudian menjualnya lagi ke industri dengan harga yang lebih tinggi.

Anggota DPRD Palopo Budi Rani Ratu meminta adanya pengawasan maksimal dari pihak terkait baik pemerintah maupun aparat kepolisian.

Politisi Partai Gerindra menilai penindakan terhadap pelangsir tidak sulit.

Apabila pihak terkait serius menangani persoalan ini.

"Saya rasa tidak begitu sulit mengawasinya, apalagi jumlah SPBU kita di Palopo hanya ada sembilan," kata Budi, Sabtu (1/10/2022).

Menurutnya, polisi punya kemampuan mengungkap pelanggaran hukum yang terjadi di masyarakat.

Sehingga ia sangat yakin tidak sulit membongkar modus kecurangan pelangsir jika mereka serius.

"Saya rasa kalau polisi serius dengan menggunakan cara mereka, pasti akan ketahuan," katanya.

Kapolres Palopo AKBP Muhammad Yusuf Usman menyebut aktivitas pelangsir di SPBU menjadi perhatian mereka.

Ia mengajak masyarakat melapor jika menemukanya. "Jika ada yang menemukan palansir laporkan, kami segera tindak lanjuti," katanya.

Nomor WhatsApp kapolres yang dapat dihubungi jika menemukan palansir BBM adalah 081343882003.

"Jangan segan, langsung beritahu saya," ujarnya. Sejauh ini Polres Palopo rutin melakukan patroli.

Hal ini dilakukan sebagai antisipasi pengisian BBM subsidi secara berulang termasuk yang penggunaan tangki modifikasi. 

"Kami rutin melakukan patroli di SPBU pada jam-jam rawan, kami juga bekerjasama dengan instansi terkait agar BBM subsidi dipergunakan oleh orang yang berhak," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved