Terdakwa Kasus Calo Seleksi CASN Palopo Dituntut 7 Tahun Penjara Denda Rp7 Miliar

Terdakwa Rahmat Taufik alias Opik menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Palopo, Kamis (29/9/2022). 

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Polres Palopo menetapkan satu tersangka kasus kecurangan seleksi CASN 2021. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Kasus kecurangan seleksi Calon Aparatur Sipil Negera (CASN) di Kota Palopo tahun 2021 masih bergulir di pengadilan.

Terdakwa Rahmat Taufik alias Opik menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Palopo, Kamis (29/9/2022). 

Dalam sidang tersebut, Rahmat Taufik dituntut hukuman penjara 7 tahun dan denda Rp 7 miliar dengan subsider 6 bulan.

Tuntutan terhadap terdakwa dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Firiani Bakri disaksikan tiga majelis hakim.

Firiani mengatakan, dalam perkara ini ia memperhatikan pasal 50 jo pasal 34 ayat 1 huruf (a) jo pasal 30 ayat (1), (2) dan (3) UU RI Nomor 19 Tahun 2016.

Tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) jo pasal 55 ke 1e KUHP.

Serta ketentuan pasal-pasal dalam KUHP dan peraturan lainnya yang berkaitan dengan perkara ini.

"Terdakwa Rahmat Taufik terbukti melakukan perbuatan melanggar hukum," kata Fitriani, Sabtu (1/10/2022).

Terdakwa dalam persidangan mengaku melakukan kecurangan seleksi CASN Palopo usai mendapat tawaran dari seseorang yang bernama Andi.

Pertemuannya dengan Andi yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Palopo pertama kali terjadi di Makassar.

Komunikasi keduanya kemudian berlanjut dan sempat bertemu di Toraja.

Rahmat Taufik memanfaatkan statusnya sebagai ASN Pemkot Palopo dan panitia seleksi dalam menjalankan aksinya.

Soal tuntutan ini, pengacara terdakwa Irham Armin tidak terima.

Ia akan melakukan pembelaan terhadap kliennya di persidangan berikutnya.

"Nanti kita lihat di sidang pembelaan Kamis depan," kata Irham.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved