Inflasi Sulsel

Inflasi Bulanan Sulsel Dipredisi Naik hingga 2 Persen

Diprediksi secara rata-rata perkembangan inflasi bulanan akan naik kembali antara 1,5 hingga 2,0 persen. 

Penulis: Rudi Salam | Editor: Hasriyani Latif
Tangkap Layar YouTube Tribun Timur
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas Prof Marzuki DEA, saat menjadi narasumber di Forum Dosen beberapa waktu yang lalu. Prof Marzuki DEA memprediksi inflasi bulanan Sulawesi Selatan (Sulsel) naik antara 1,5 persen hingga 2,0 persen. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengamat Ekonomi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Marzuki DEA memprediksi inflasi bulanan Sulawesi Selatan (Sulsel) naik antara 1,5 persen hingga 2,0 persen.

Sebelumnya, Sulsel mengalami deflasi sebesar 0,27 persen (mtm) pada Agustus 2022.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (Juli) yang tercatat mengalami inflasi sebesar 1,12 persen (mtm). 

“Trend inflasi bulanan, bulan Agustus tampaknya terjadi deflasi, tapi untuk periode-periode bulanan berikutnya trend inflasi akan naik kembali,” kata Prof Marzuki DEA saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (30/9/2022).

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas ini menyebut kenaikan inflasi dipengaruhi beberapa faktor.

Yakni kenaikan price administered, serta komoditas BBM subsisi dan nonsubsidi. 

“Sehingga dampaknya pada naiknya beberapa komoditas terkait lainnya, sepertu transporrasi, perdagangan, makan minum, dan akomodasi, serta jasa-jada lainnya tergerek naik,” jelasnya.

Dirinya pun memprediksi secara rata-rata perkembangan inflasi bulanan akan naik kembali antara 1,5 hingga 2,0 persen. 

“Dan selanjutnya hingga akhir tahun, total inflasi y on y akan dalam kisaran 5 hingga 6 persen,” sambung Prof Marzuki DEA.

Sekadar diketahui, ekonomi Sulsel triwulan II 2022 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 8,38 persen (q-to-q). 

Dari sisi produksi, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,80 persen. 

Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 60,89 persen. 

Sedangkan ekonomi Sulsel triwulan II 2022 terhadap triwulan II 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,18 persen (y-on-y). 

Dari sisi produksi, lapangan usaha transportasi dan pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 26,42 persen. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved