Musra Projo

Alasan Relawan Projo Bentuk Musra dan Keliling Indonesia

Musra Projo di Makassar akan dihadiri sekitar 25 ribu rakyat Sulawesi Selatan dari 24 kabupaten kota.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHYUDIN TAMRIN
Ketua Panitia Nasional Musra Indonesia Panel Barus saat hadir sebagai narasumber di acara Ngopi Tribun Timur di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Kamis (29/9/2022). Panel Barus menjelaskan bagaiaman awal terbentuknya Musra Projo. 

Hingga pada Rakernas V Projo di Borobudur, relawan Projo membahas langkah yang akan dilaksanakan serta mekanisme yang akan dilakukan untuk memberi ruang kepada rakyat ikut terlibat.

Pada Rakernas tersebut juga dihadiri langsung Presiden Jokowi yang juga sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Projo.

"Tentu kita tunggu sekali arahannya dalam pidato itu, dan pidatonya cukup membuat viral ketika beliau bilang ojo kesusu," kata Panel.

"Ojo kesusu itu kan artinya jangan terburu-buru nanti salah pilih. Terus itu kita highlight apa-apa saja yang menjadi pidato dan arahan beliau," sambungnya.

Menurutnya, jangan buru-buru dimaknai untuk tidak langsung menentukan pemimpin.

Namun terlebih dulu menggali kembali keinginan rakyat seperti apa dan berbicara kepada rakyat lebih banyak.

Relawan, kata dia, harus turun kepada rakyat dan mendengarkan aspirasi rakyat.

"Itulah yang kita Highlight dari pidato beliau. Dan apa yang Pak Jokowi sebutkan mirip dengan yang kita pikirkan," tuturnya.

Setelah pidato dan acara pembukaan selesai, Relawan Projo pun membahas di internal hingga pada akhirnya Musra menjadi keputusan politik Rakernas V untuk dijalankan di seluruh Indonesia.

"Jadi inilah yang kita lakukan dari provinsi ke provinsi. Pertama di Jawa Barat dan ini kedua," katanya. (*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved