Musra Projo

Alasan Relawan Projo Bentuk Musra dan Keliling Indonesia

Musra Projo di Makassar akan dihadiri sekitar 25 ribu rakyat Sulawesi Selatan dari 24 kabupaten kota.

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/WAHYUDIN TAMRIN
Ketua Panitia Nasional Musra Indonesia Panel Barus saat hadir sebagai narasumber di acara Ngopi Tribun Timur di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Kamis (29/9/2022). Panel Barus menjelaskan bagaiaman awal terbentuknya Musra Projo. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia Pro Jokowi (Projo) akan digelar di Makassar, Minggu (2/10/2022).

Musra nasional ini merupakan yang kedua kali dilakukan untuk melihat sosok pemimpin yang diinginkan rakyat.

Musra Projo kedua ini akan dihadiri sekitar 25 ribu rakyat Sulawesi Selatan dari 24 kabupaten kota.

Sebelumnya Musra Projo pertama telah dilaksanakan di Bandung Jawa Barat. Lalu apa sebenarnya Musra dan bagaimana awal terbentuknya?

Ketua Panitia Musra Indonesia Panel Barus mengatakan ide dan gagasan Musra muncul sebelum Rakernas V Pro Jokowi (Projo) di kawasan Borobudur 22 Mei 2022.

Ia mengatakan ide tersebut muncul menanggapi wacana calon presiden yang butuh tiket untuk maju.

"Wacana itu cukup menguat waktu itu," kata Panel di acara Ngopi Tribun Timur di Kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Kamis (29/9/2022).

Kemudian relawan Projo memikirkan bagaimana agar rakyat juga harus dilibatkan dalam menentukan pemimpin.

"Kami melihat dan menganalisis dalam negara berdemokrasi ya kami pikir peran rakyat untuk terlibat ini kan seharusnya lebih banyak lagi dalam urusan memilih pemimpinnya," tuturnya.

Sehingga ruang bagi rakyat untuk memili dibuka selebar-lebarnya melalui Musra Indonesia.

Relawan Projo pun membuat mekanismenya. Seperti agenda kebangsaan, program prioritas nasional kedepan, serta pemimpin yang dicintai rakyat seperti apa.

"Ini kan harus menjadi diskusinya rakyat juga," katanya.

"Jangan menjadi diskusi segelintir elit politik saja. Itu harus dibuka ruangnya," lanjutnya.

Sebab prinsip demokrasi adalah adanya keterlibatan rakyat dalam berparisipasi dalam menentukan pemimpin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved