Pilpres 2024

Fraksi PDIP Beri Tugas Berat ke Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan, Harus Diselesaikan

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari faksi PDIP, Ida Mahmudah pun ingatkan 'PR'Pj Gubernur DKI saat ambilalih kepemimpinan.

Editor: Ansar
Kolase TribunTimur.com/Kompas.com
Kolase foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari faksi PDIP, Ida Mahmudah. da Mahmudah ingatkan tugas berat Pj Gubernur DKI saat ambil alih kepemimpinan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang.

DKI Jakarta nantinya akan dipimpin penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari faksi PDIP, Ida Mahmudah ingatkan tugas berat Pj Gubernur DKI saat ambil alih kepemimpinan.

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI baru akan dilaksanakan pada 2024 bersamaan Pilpres 2024.

Selama jeda waktu tersebut, Anies akan digantikan Pj Gubernur yang ditunjuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berdasarkan persetujuan Presiden Joko Widodo.

Tersisa beberapa pekan lagi, anggota Fraksi PDIP sudah mengingatkan beban Pj Gubernur selanjutnya.

Bagi Ida, tugas berat sudah menanti Pj Gubernur DKI Jakarta.

"Ya secara khusus kan kita belum tahu Pj nya siapa dan belum pernah diskusi. Tapi harapannya ini harus terselesaikan ini kan engga boleh.

Siapapun Gubernurnya, siapapun Pj itu harus menyelesaikan sampah, banjir, macet, dan sebagainya," ujarnya di Gedung DPRD DKI, Rabu (28/9/2022).

Apalagi, pembangunan intermediate treatment facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara diketahui mangkrak.

 Parahnya, ITF Sunter kini ditinggalkan investor.

Di mana, PT Fortum Finlandia telah mengundurkan diri, padahal mereka telah mendirikan perusahaan patungan dengan PT Jakpro bernama PT Jakarta Solusi Lestari untuk menggarap ITF Sunter senilai 340 juta dollar AS atau Rp 5,2 triliun.

"Nah, memang kalau saya bilang ya memang harus diselesaikan secepatnya. Itu yang pasti. Bicara soal ada anggarannya ngga sih, orang ada kok anggarannya," kata dia.

Kolase Foto Heru Budi Hartono, Bahtiar dan Marulla Matali. (Kolase Foto TribunJakarta)
Kolase Foto Heru Budi Hartono, Bahtiar dan Marulla Matali.


Diketahui, DPRD DKI mendapat kesempatan untuk memberikan rekomendasi tiga nama calon Pj Gubernur DKI Jakarta.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved