Waspada! Warga Parepare Diperas Oknum Ngaku Jurnalis Tribunnews, Ancam Beritakan Video Asusila

Korban menceritakan inti permasalahannya yang dimana seorang oknum mengaku wartawan Tribunnews akan menyebar video asusila milik korban.

Penulis: M Yaumil | Editor: Ina Maharani
HANDOVER
Seorang oknum mengaku wartawan Tribunnews mengaku akan menyebar video asusila milik korban. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Oknum mengaku wartawan Tribunnews peras salah satu warga Kota Parepare.

Modus wartawan abal-abal itu mengancam dengan video asusila milik korban kemudian meminta sejumlah uang.

Saat dikonfirmasi korban (enggan menyebutkan namanya) mengaku tinggal di Kota Parepare.

News Director (Direktur Pemberitaan) Tribun Network Febby Mahendra Putra menegaskan tidak ada jurnalis Tribunnews Network baik cetak, online, maupun video, yang meminta uang apalagi memeras.

“Kami meminta masyarakat agar mewaspadai tindakan orang per orang, atau mungkin sindikat, mencatut nama media Tribunnews.com untuk menipu dan memeras. Kami pastikan ini tindak kejahatan oleh orang luar, yang merusak citra media Tribun Network,” ungkap News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra, saat dihubungi Tribun Timur.

Awal Penipuan

Korban menceritakan inti permasalahannya yang dimana seorang oknum mengaku wartawan Tribunnews akan menyebar video asusila milik korban.

"Iye. Kalau dananya tidak di transfer video di sebar luaskan, bagaimana ini pak," kata korban saat dikonfirmasi tribun timur via chat WhatsApp, Rabu (28/9/2022) siang.

Korban tentunya khawatir atas aksi pemerasan yang dilakukan oknum wartawan abal-abal tersebut.

Awal penipuan adalah saat korban menggunakan aplikasi Tantan dan bertemu dengan seorang wanita.

Selanjutnya korban melanjutkan chat dan kontak melalui whatsapp. Sampai akhirnya pelaku melakukan vc dengan korban.

Naasnya saat vc korban mengaku dihipnotis sehingga menuruti permintaan pelaku untuk melakukan tindak asusila.

“Setelah dimatikan dia minta dibayar (tranfer), ada apa ini kok minta transfer Rp150rb langsung sy transfer. Setelah itu minta lagi Rp200rb untuk penghapusan video di FB,” ujarnya.

Namun demikian, setelah itu ada oknum yang mengaku jurnalis Tribunnews.com meminta uang kepada korban.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved