Ekonomi

Tak Biasanya Jokowi Lempar Pernyataan Pesimis Tentang Kondisi Ekonomi 2023, Akademisi: Ini Serius

Ia memperkirakan, tahun 2023 ekonomi dunia akan semakin gelap sebagai dampak perang Rusia dan Ukraina yang berlangsung sejak Ferbruari 2022.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Muh. Irham
ist
Sosiolog Universitas Negeri Makassar, Sopian Tamrin 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Tidak biasanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) melempar pernyataan bernada pesimis ke publik.

Begitulah yang terlihat dari kacamata Sosiolog Universitas Negeri Makassar (UNM) Sopian Tamrin kepada Tribun, Selasa (27/9/2022) malam.

Sopian menanggapi pernyataan Jokowi yang dimuat artikel Kompas.com yang diterbitkan hari ini.

Artikel itu berjudul; Sebut Ekonomi 2023 Akan Gelap, Jokowi: Saya Menyimpulkan Perang Rusia-Ukraina Akan Lama.

Dilansir dari Kompas.com, Kesimpulan itu menurut Presiden, setelah dirinya bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy  dan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu.

"Saya bertemu dengan Presiden Zelenskyy dan satu setengah jam berdiskusi, serta presiden Putin dua setengah jam berdiskusi, saya menyimpulkan perang tidak akan segera selesai, akan lama," kata Jokowi di ICE – BSD, Senin (26/9/2022).

Menurut Jokowi, dengan konflik Rusia dan Ukraina yang terus berlangsung ini akan berdampak pada negera lainnya.

Ia memperkirakan, tahun 2023 ekonomi dunia akan semakin gelap sebagai dampak perang Rusia dan Ukraina yang berlangsung sejak Ferbruari 2022.

"Dunia sekarang ini pada posisi yang tidak gampang dan betul-betul sulit di mana tahun depan akan lebih gelap," lanjut dia.

Jokowi mengatakan, beberapa dampak yang dirasakan oleh Indonesia dan dunia akibat perang Rusia dan Ukraina yang tak kunjung usai ini, seperti krisis energi, pangan, dan finansial akan membebani pergerakan ekonomi di tahun 2023.

Sopian menilai, peryataan Jokowi adalah penyataan serius yang harus diantisipasi bersama.

"Tidak biasanya Presiden Jokowi itu mengeluarkan pernyataan yang tensinya pesimis. Jokowi itu biasanya lebih tenang saat menanggapi gonjang-ganjing ekonomi dunia," kata Sopian.

Menurutnya, pernyataan orang nomor satu di Indonesia itu telah teranalisa dengan baik.

"Mungkin pemerintah melihat situasi ekonomi yang memang begitu rumit, tentu pak Jokowi juga sudah punya analisis melalui informasi-informasi yang diperoleh," ujarnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved