Suami Habisi Nyawa Istri di Palopo Terancam Hukuman Mati

Tersangka terbukti melakukan pembunuhan berencana sehingga penyidik menyangkalnya dengan Pasal 340 KUHP.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Polres Palopo
Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Akhmad Risal. Polres Palopo menjerat Rahmat pelaku pembunuhan istri dengan Pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun. 

TRIBUNPALOPO.COM, WARA - Rahmat tersangka kasus pembunuhan istri terancam hukuman mati.

Sebelumnya, Rahmat dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Belakangan, penyidik Polres Palopo mengubah pasal yang disangkakan kepadanya menjadi Pasal 340 KUHP.

"Ancamannya pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun," kata Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal, Rabu (28/9/2022).

Rahmat merupakan pelaku kasus pembunuhan terhadap Wana istrinya di kamar eks Wisma Surya, Jl Andi Djemma, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022).

Risal mengatakan perubahan pasal yang menjerat tersangka karena terbukti melakukan pembunuhan berencana.

"Tersangka terbukti melakukan pembunuhan berencana sehingga penyidik menyangkalnya dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana," katanya.

Risal mengaku punya dasar kuat sehingga berani mengubah pasal.

Salah satunya adalah badik yang dipakai tersangka menghabisi nyawa istrinya.

"Badik itu dibawa tersangka dari rumahnya di Jl Cempaka (Palopo) ke lokasi pembunuhan (eks Wisma Surya)," katanya.

Bukti lain, tersangka dan korban sempat cekcok di WhatsApp.

"Tersangka dan korban sempat cekcok melalui pesan WA, itu ditemukan dalam handphone tersangka yang telah dijadikan barang bukti oleh penyidik," katanya.

Peristiwa pembunuhan ini sempat menggegerkan warga Palopo.

Korban ditemukan tergeletak usai ditikam sebanyak dua kali oleh tersangka.

Tersangka ditangkap 16 jam setelah menghabisi nyawa korban.

Saat ditangkap,tersangka mengalami luka sehingga dibawa ke rumah sakit.

Setelah menjalani perawatan beberapa hari, kini tersangka ditahan di sel tahanan Polres Palopo.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved