Headline Tribun Timur

Pejabat Sulsel Baku ‘Lempar’ Vaksin Meningitis

Hal ini akan berakibat fatal jika pemerintah terus memaksakan menerapkan regulasi, namun tidak bisa menyediakan vaksin meningitis dan buku kuning.

Editor: Hasriyani Latif
ist
Kadis Kesehatan Sulsel Rosmini Pandin. Terkait kelangkaan vaksin meningitis, Dinkes Sulsel menegaskan bahwa vaksin meningitis untuk jamaah calon umrah menjadi tanggung jawab Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Vaksin meningitis ternyata memiliki ‘dualisme’ tanggung jawab di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pejabat terkait di Sulsel saling lempar ‘tanggung jawab’ ketika dikonfirmasikan isu kelangkaan vaksin meningitis.

Sejumlah pengelola travel umrah di Makassar mengaku belum mengalami masalah terkait vaksin meningitis.

“Sampai saat ini kita belum ada masalah, di Makassar juga belum ada. Di Makassar kita komunikasi lintas asosiasi, kemudian kita juga selalu komunikasi dengan pihak KKP, pihak bandara, pihak penerbangan. Jadi masalah-masalah yang ada bisa tertangani,” jelas CEO PT Tazkiah Global Mandiri, Andi Ahmad Yani, Senin (26/9/2022) malam.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (DPP AMPHURI), Firman M Nur, menyatakan, Indonesia sedang darurat vaksin meningitis.

Kelangkaan Vaksin meningitis dan International Certificate of Vaccination (ICV) atau lebih dikenal dengan buku kuning, boleh dibilang merupakan kejadian luar biasa.

Menurutnya, hal ini akan berakibat fatal jika pemerintah terus memaksakan menerapkan regulasi, namun tidak bisa menyediakan vaksin dan buku kuning.

“Ini warning buat pemerintah. Krisis vaksin ini berakibat kegagalan keberangkatan jamaah umrah,” kata Firman di Jakarta, Minggu (25/9/2022).

Tanggung Jawab

Vaksin meningitis untuk jamaah calon haji menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulsel.

Sedangkan vaksin meningitis untuk jamaah calon umrah menjadi tanggung jawab Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rosmini Pandin, Senin (26/9/2022), mengaku sudah ‘lepas’ tanggung jawab vaksin meningitis.

Sebab, musim haji telah berlalu. Dinkes Sulsel baru terlibat dalam vaksin meningitis lagi dalam musim haji tahun depan.

Rosmini pun mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung ke KKP Makassar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved