Pilpres 2024

Survei Elektabilitas Tertinggi, Namun Ganjar Pranowo Terancam Ditinggal Pendukung di Pilpres 2024

Ganjar Pranowo terancam ditinggal para pendukungnya dalam Pemilihan Presiden 2024. Pendukung ingin mengalihkan dukungan kepada Prabowo Subianto

Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur Ari Maryadi
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Mei 2022 lalu. Ganjar Pranowo terancam ditinggal para pendukungnya jika tidak mendapat dukungan maju calon presiden 2024. 

TRIBUN-TIMUR.COM -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terancam ditinggal para pendukungnya dalam Pemilihan Presiden 2024.

Padahal nama Ganjar Pranowo sering menempati posisi teratas elektablitas figur calon presiden 2024 dalam sejumlah survei.

Charta Politika Indonesia, misalnya. Elektabilitas Ganjar Pranowo posisi pertama dengan angka 31,3 persen.

Ganjar unggul atas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 24,4 persen, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 20,6 persen.

Relawan Ganjar Pranowo menyatakan akan mengalihkan dukungan kepada Prabowo Subianto jika Gubernur Jawa Tengah itu tidak maju calon Presiden 2024.

Hal itu diungkapkan Ketua relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) Immanuel Ebenezer atau Noel.

Noel meyakini, Ganjar selalu memiliki elektabilitas tertinggi, disusul oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Secara terang-terangan Noel mengaku bakal memberikan dukungan kepada Prabowo jika akhirnya Ganjar tak mendapat dukungan PDI-P untuk menjadi capres.

“Kita lihat pemimpin yang terbaik untuk bangsa ini dan teruji. Kita akan pilih Pak Prabowo,” kata Noel kepada wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Sejauh ini dua kader PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ganjar Pranowo digadang-gadang punya kans maju calon presiden 2024.

Nama keduanya bersaing berebut tiket PDI Perjuangan maju capres 2024.

Ketua relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania) Immanuel Ebenezer atau Noel menyerahkan pilihan politik Ganjar Pranowo kepada Gubernur Jawa Tengah itu.

Noel mengaku tak punya keinginan untuk mendorong Ganjar keluar dari PDIP jika Ganjar tak dapat tiket sebagai calon presiden (capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Mas Ganjar kan dibesarkan di PDI-P, secara etik, enggak patutlah ya (keluar partai). Tapi kalau seandainya Mas Ganjar punya keberanian, silakan,” sebut Noel.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved