Cerita Warga Transmigrasi Takalar, Tempuh Perjalanan 2 Kilometer untuk Dapat Air Bersih

Untuk mendapatkan air bersih mereka harus menempuh sekitar dua kilometer menggunakan sepeda motor.

TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID
Warga Dusun Malelaya, Kampung transmigrasi, Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan membeli air bersih, Senin (26/9/2022). Sekitar 20 KK yang menghuni kampung transmigrasi ini kesulitan air bersih sejak lima tahun. 

TRIBUNTAKALAR.COM, MANGARABOMBANG - Warga wilayah transmigrasi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel), kesulitan mendapatkan air bersih.

Lokasi tepatnya di Dusun Malelaya, Kampung transmigrasi, Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Takalar.

Warga di kampung Transmigrasi itu terpaksa membeli air bersih dari kampung tetangga.

Untuk mendapatkan air bersih mereka harus menempuh sekitar dua kilometer menggunakan sepeda motor.

Warga transmigrasi sekaligus pengangkut air bersih Adi menceritakan bagaimana warga kesulitan mendapatkan air bersih.

"Susah air bersih di sini, kering, ini air sumur bor dan belum ada masuk air PDAM," ujarnya, Senin (26/9/2022).

Sulitnya air bersih dirasakan warga sekitar lima tahun.

Bahkan, warga setempat hanya membeli air dari sumur bor di kampung tetangga.

"Sudah lima tahun begini susah air, ini air sumur bor," bebernya.

Menurutnya, air bersih yang dibeli digunakan untuk keperluan setiap harinya. Seperti mandi, cuci piring, dan minum.

"Dipakai juga ini untuk minum, Alhamdulillah tidak ada penyakit kalau kita minum ini air," katanya.

Di daerah transmigrasi ini ada sekira 20 KK. Kehidupan atau pekerjaan mereka rerata bekerja mencari rumput laut.

Selain itu, beberapa warga lainnya bekerja sebagai petani.

Dijual Rp 1.000 per Jeriken

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved