PDAM Enrekang

Proyek Pemasangan Pipa Induk PDAM Enrekang Dikeluhkan Warga, Ini Kata Dirut PDAM Enrekang

Pasalnya pengerjaan pemasangan pipa tersebut sampai kini belum tuntas direalisasikan oleh kontraktor.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Muh. Irham
Tribun Enrekang/Erlan Saputra
Pipa-pipa besi yang akan digunakan sebagai pipa induk PDAM Enrekang, terbengkalai di pinggir jalan Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Minggu (25/9/2022). 

ENREKANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Warga Desa Sumbang, Kecamatan Curio, Kabupaten Enrekang, memprotes proyek pengerjaan saluran pipa induk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Minggu (25/9/2022).

Pasalnya pengerjaan pemasangan pipa tersebut sampai kini belum tuntas direalisasikan oleh kontraktor.

Salah seorang warga, Nurdin mengatakan, sudah berbulan-bulan pipa besi berukuran besar itu dibiarkan terbengkalai di sepanjang jalan tanpa adanya pengawasan dari petugas atau pekerja proyek.

"Tentu ini sangat membahayakan bagi pengendara karena pipa berukuran besar hanya ditumpuk begitu saja di sepanjang jalan, bahkan ada yang hampir menutupi ruas jalan," katanya.

Ia meminta agar proyek pengerjaan pemasangan pipa tersebut segera direalisasikan, jangan sampai ada pengendara yang jadi korban.

Dari pantauan Tribun-Timur.com di lokasi, pipa yang berukuran berdiameter besar itu bergeletakan di sepanjang jalanan.

Kondisi tumpukan pipa tersebut sudah ditumbuhi ilalang liar, bahkan ada ujung pipa yang mengarah ke ruas jalan tentunya membahayakan bagi pengendara yang lalu-lalang.

Diketahui, bak penampungan PDAM itu berada di Desa Buntupema, Kecamatan Curio Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Bak penampungan air bersih itu sejatinya telah dibangun sejak tahun 2016-2017.

Namun sampai hari ini, proyek pembangunan tersebut tak kunjung terealisasi alias mangkrak.

Proyek air bersih itu rencananya diperuntukkan bagi masyarakat Kecamatan Curio.

Kemudian, sumber pengambilan air bersih itu bersumber dari pegunungan Sitodon.

Sementara itu, Direktur PDAM Enrekang, Halifah Bando mengatakan, pembendungan air bersih itu belum dikelola oleh pihaknya.

"Jadi kalau yang bangunan seperti itu kami sama sekali belum terlibat. Belum ada penyerahannya ke PDAM Enrekang," katanya.

Dia beralasan bahwa belum ada pengalihan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Enrekang.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved