Kasus Narkoba

IRT Asal Jeneponto 'Terciduk' Timbang Sabu di Rumah, Nasibnya Kini

Pelaku NB (51) tertangkap tangan saat sedang mengepak narkoba jenis sabu ke dalam saset di rumahnya Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel..

Polda Sulsel
Barang bukti sabu milik NB (51) saat diamankan di rumahnya Kecamatan Binamu, Jeneponto. Ditresnarkoba Polda Sulsel merilis penangkapan tersebut pada Sabtu (24/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Satu orang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kabupaten Jeneponto dibekuk tim Ditresnarkoba Polda Sulsel.

Pelaku NB (51) tertangkap tangan saat sedang mengepak narkoba jenis sabu ke dalam saset di rumahnya Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel.

Tim Ditresnarkoba Polda Sulsel, dipimpin Kanit 4 Subdit 1 Ditresnarkoba AKP Suardi berhasil mengendus keberadaan pelaku setelah melakukan pengintaian ke rumah pelaku.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel, Kombes Pol Dodi Rahmawan mengatakan, NB (51) ditangkap karena menguasai narkoba jenis sabu sebanyak 13,78 gram.

"Kurang lebih satu jam tim melakukan pemantauan. Tim memasuki sebuah rumah yang berada Jeneponto dan menemukan langsung NB yang berada di dalam kamarnya sementara menimbang sabu," terang Dodi, Sabtu (24/9/2022).

Kombes Pol Dodi menambahkan, pelaku NB mengaku mendapat sabu dari FDL seharga Rp 7 juta.

FDL sendiri, kata Kombes Pol Dodi, masuk kedalaman Daftar Pencarian Orang (DPO) Ditresnarkoba Polda Sulsel hingga sekarang.

"NB menjelaskan bahwa benar 36 saset sabu tersebut miliknya, yang diperoleh dengan cara membeli dari FDL yang merupakan DPO dalam pengembangan lidik sebanyak 5 gram seharga Rp 7 juta," jelasnya.

"Tim melakukan pengembangan dengan mendatagi rumah FDL yang berada di Gowa namun pelaku tidak ada dirumahnya," tambahnya.

Selain pelaku, barang bukti berupa satu unit timbangan digital merek Mouse Scale warna hitam, dua buah alat hisap sabu terbuat dari botol air mineral beserta pipet dan potongan, dua pcs saset kosong, empat buah korek gas api beserta sumbunya, tujuh batang pipet sebagai sendok sabu, tiga buah isolasi, satu buah gunting kecil warna biru, satu buah wadah plastik bundar tempat, satu unit Hp merek VIVO warna biru mudah.

Lanjut, Kombes Pol Dodi menambahkan, pihaknya telah mengamankan pelaku di Mapolda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku NB akan disangkakan pasal 114 Ayat (1) Sub Pasal 112 Ayat (1) UU Narkotika No. 35 Tahun 2009. (*)

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved