Pemprov Sulsel

Akhirnya Pemprov Sulsel Bayar Bagi Hasil Pajak Water Levy Triwulan I ke Pemkab Luwu Timur

Pemprov Sulsel akhirnya membayar bagi hasil pajak permukaan air atau water levy PT Vale untuk triwulan pertama.,

Penulis: Wahyudin Tamrin | Editor: Sukmawati Ibrahim
Humas Pemprov Sulsel
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel Muhammad Rasyid. Ia menyampaikan hasil pajak permukaan air atau water levy PT Vale untuk triwulan pertama. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) akhirnya membayar bagi hasil pajak permukaan air atau water levy PT Vale untuk triwulan pertama.

Bagi hasil pajak water levy itu dibayarkan langsung kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Demikian disampaikan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel Muhammad Rasyid kepada media, Jumat (23/9/2022).

"Iya, Rabu kemarin sudah dibayarkan bagi hasil pajak water levy kepada Pemkab Luwu Timur," kata Muhammad Rasyid.

Ia mengatakan, Pemprov akan membayar secara bertahap.

Pada Rabu lalu, kata dia, bagi hasil pajak yang dibayarkan masih bulan Januari hingga Maret 2022.

Sementara saat ini triwulan ketiga sudah hampir berakhir.

Ini berarti masih ada waktu tiga bulan lagi bagi Pemprov Sulsel untuk membayarnya.

"Kita akan bayarkan secara berkala," ujarnya.

Muhammad Rasyid menyebutkan, bahwa persoalan bagi hasil pajak yang belum dibayarkan selama ini tidak termasuk dalam kategori utang.

Hal tersebut menampik pernyataan Kepala BKAD Luwu Timur Ramadhan Pirade yang menyebutkan Pemprov berutang sekitar Rp 60 miliar.

Menurutnya, tunggakan itu akan disebut sebagai utang ketika tahun 2022 telah berakhir.

Sementara sekarang, masih berada pada akhir triwulan ketiga.

"Ini kan belum berakhir tahun 2022, tahun ini masih berjalan, kecuali sudah menyeberang tahun, masuk di laporan keuangan dan diaudit sama BPK baru bisa dinyatakan utang. Tentu Pemprov akan membayarnya setelah proses administrasi selesai,” ujarnya. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved