Pilpres 2024

AHY 'Disemprot' Pengamat Usai Bandingkan Kinerja Jokowi dan SBY, Strategi Ketum Demokrat Diprediksi

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menyayangkan sikap Ketua Umum Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) yang membandingkan kinerja Jokowi dan SBY.

Editor: Ansar
Tribunnews.com
AHY dan Jokowi. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah sekarang 'tinggal gunting pita' untuk proyek infrastruktur setelah Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak lagi menjabat. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ketua Umum Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) hingga kini masih jadi sorotan setalh bandingkan Presiden Jokowi dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menyayangkan sikap Ketua Umum Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono (AHY) yang membandingkan kinerja Jokowi dan SBY.

Seharusnya, AHY melakukan cara lain untuk merebut simpat rakyat. Bukan malah membandingkan,

"AHY seharusnya mengkampanyekan gagasan ke depan, bukan kembali ke belakang dengan perbandingan," ujar Dedi kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Dedi mengatakan, semua pihak berhak untuk melontarkan kritik kepada pemerintah.

Namun, kritikan ke pemerintah harus berbasis data yang akurat, bukan karena ketidaksukaan.

"Kritik itu tidak masalah, menjadi masalah ketika justru hanya berbasis ketidaksukaan, atau sekedar memantik konflik semata, ada cara yang lebih politis dan berdampak, semisal mengoreksi kebijakan yang akan dijalankan, bukan yang sudah dilakukan pemerintah," ujarnya.

Dedi pun berkata kritik AHY memang kental nuansa politis dibandingkan nuansa oposisi pada pemerintah.

Dia melihat AHY mencoba mendapatkan suara dengan cara menyerang Jokowi.

"Meskipun, ini normatif, hanya statemen tanpa data, beresiko akan dikembalikan ke SBY, yang juga pasti punya kekurangan," ujar Dedi.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved