Sidang Perdana Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Digelar di PN Makassar

Agenda sidang pertama ini masuk pada agenda pembacaan dakwaan terhadap Mayor Inf (Purn) Isak Sattu sebagai terdakwa dalam peristiwa keji tersebut.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Sidang perdana kasus pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua mulai digelar di Pengadilan Negeri Makassar (PN) Makassar, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM - MAKASSAR, Sidang perdana kasus pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua mulai digelar di Pengadilan Negeri Makassar (PN) Makassar, Rabu (21/9/2022).

Agenda sidang pertama ini masuk pada agenda pembacaan dakwaan terhadap Mayor Inf (Purn) Isak Sattu sebagai terdakwa dalam peristiwa keji tersebut.

Persidangan dibuka oleh lima orang majelis hakim sekitar pukul 10.13 Wita.

Sidang pengadilan kasus HAM berat Paniai dipimpin Hakim Ketua Sutisna di ruangan Bagir Manan PN Makassar.

Dan anggota hakim lain Abdul Rahman, Siti Nurlalila, Robert Pasaribu, serta Sofi Rahma Dewi.

Diketahui, Kejagung juga telah menyiapkan 34 jaksa sebagai penuntut umum dalam kasus ini.

Salah satu Jaksa Panuntut Umum (JPU) dalam persidangan mengatakan telah mengumpulkan 52 orang saksi serta enam saksi ahli.

"Jumlah saksi dalam berkas perkara ada 52 orang masyarakat, polisi dan TNI. Ada juga dari ahli berjumlah enam orang," jelasnya.

"Kami sudah menyusun dan mengelompokkan dari beberapa saksi yang keterangannya mirip," tambahnya.

Kuasa hukum terdakwa, Syahril Cakkari, mengatakan pihaknya tidak akan mengajukan eksepsi keberatan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved