Kesan Mayjen TNI Karev Marpaung Kunjungi Markas Yonarhanud 16/SBC Divif 3 Kostrad Kariango

Kedatangan Mayjen TNI Karev Marpaung disambut Danyon Arhanud 16/SBC Kostrad Letkol Arh Dimana Endro Pramono. Alutsista Arhanud diusulkan ditambah

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur Emba
Komandan Pusat Kesenjataan Altileri Pertahanan Udara (Arhanud) Mayjen TNI Karev Marpaung berkunjung ke Markas Batalyon Arhanud 16, Kariango, Maros, Rabu (21/9/2022) siang 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) 16/SBC Kostrad diusulkan untuk ditambah.

Hal itu disampaikan Komandan Pusat Kesenjataan Altileri Pertahanan Udara (Arhanud) Mayjen TNI Karev Marpaung saat berkunjung ke Markas Batalyon Arhanud 16, Kariango, Maros, Rabu (21/9/2022) siang.

Kedatangan jenderal bintang dua itu disambut Danyon Arhanud 16/SBC Kostrad Letkol Arh Dimana Endro Pramono.

Saat beranjak ke dalam markas Mayjen TNI Karev Marpaung pun disambut Angngaru.

Angngaru adalah peragaan adat sumpah setia prajurit kerajaan menggunakan badik.

Begitu juga Tarian Padduppa, tarian tradisional Sulsel yang ditujukan menyambut tamu-tamu kehormatan.

Tidak hanya itu, juga diperagakan atraksi double stik oleh prajurit Arhanud 16/SBC.

Para prajurit berseragam Kostrad itu tampil memukau memperagakan kelihaian memainkan double stik.

Bahkan dilangsungkan peragaan penghancuran batu bata dan guci.

Sontak peragaan itu pun mendapat tepuk tangan dari Mayjen TNI Karev Marpaung.

Mayjen TNI Karev Marpaung pun mengaku bangga dengan prajurit Arhanud 16/SBC Divif 3 Kostrad Kariango.

"Pertahankan dan tingkatkan profesionalitas melalui berbagai prestasi yang harus melebihi satuan lainnya. Saya bangga dengan Yon Arhanud 16/SBC," kesan Mayjen TNI Karev Marpaung dalam buku tamu.

Karev Marpaung mengatakan, tujuannya berkunjung untuk mengecek langsung kesiap-siagaan personel dalam menjalankan tugas.

"Saya kesini datang, karena Batalyon ini termasuk diantaranya yang menjalankan tugas pokok pertahanan udara, memberikan perlindungan udara yang ada di seputaran divisi," kata Mayjen TNI Karev Marpaung.

Mayjen TNI Karev Marpaung berencana akan mengusulkan penambahan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) di Arhanud 16.

"Yang sekarang kita miliki ada dua. Yaitu, meriam 57 yang memang cukup lama tapi presisinya masih bagus meskipun kendala tentu ada, karena memang harus dimodernisasi alutista ini," ujar Karev Marpaung.

"Kita mencoba nanti ada modernisasi agar dia bisa lebih hebat melakukan penembakan," sambungnya.

Selain senjata berat jenis meriam, Arhanud 16 juga dipersenjatai rudal Starstreak.

Rudal jenis itu kata Karev digunakan di sejumlah negara maju.

Tidak terkecuali Ukraina yang saat ini masih berperang Rusia.

"Ini rudal (Starstreak) yang memang masih digunakan perang banyak negara, seperti di Rusia dan Ukraina. Kita di sini ada satu baterai rudah, atau 12 satuan tembak," ucapnya.

Ia pun berharap, kesatuan Arhanud dapat memiliki persenjataan berat yang dapat dimobilisasi dengan cepat.

"Kedepan kita berharap, karena ini kesatuan Kostrad kita ingin memiliki mobilitas yang lebih tinggi. Karena ketika Kostrad melakukan tugas, mereka harus bergerak cepat," tuturnya.

Kehadiran Mayjen TNI Karev Marpaung didampingi Dirsen Pusen Arhanud Brigjen TNI Jamaah, Kabag Bin Siapsat Pusen Arhanud Letkol Arh Sugiri.

Pada kesempatan itu, Mayjen TNI Karev Marpaung juga melakukan penanaman pohon serta pengarahan ke seluruh prajurit Arhanud 16.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved