Kanwil Kemenkumham Sulsel Gelar Workshop, Promosi, dan Diseminasi KIK, Bahas Pentingnya Lindungi KIK

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak membuka Workshop, Promosi dan Diseminasi KIK di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (22/9/2022).

Editor: Content Writer
DOK KEMENKUMHAM
Foto bersama pada kegiatan Workshop, Promosi dan Diseminasi KIK di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (22/9/2022). 

KEPALA Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kakanwil Kemenkumham Sulsel), Liberti Sitinjak membuka Workshop, Promosi dan Diseminasi KIK di Hotel The Rinra Makassar, Rabu (22/9/2022).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Terkhusus dalam meningkatkan pencatatan KI Komunal dari wilayah Sulawesi Selatan dan kesejahteraan lewat Komersialisasi KI Komunal.

Dalam hal ini terdiri dari 4 (Empat) jenis yakni Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Potensi Indikasi Geografis, dan Sumber Daya Genetik.

Kakanwil Liberti menyampaikan bahwa pencatatan KI Komunal ini menjadi salah satu langkah preventif, yakni dengan memberikan pelindungan secara defensif.

“Dengan adanya pelindungan ini, maka negara atau pihak personal yang memanfaatkan KI Komunal wajib memberikan Benefit Sharing atau pembagian manfaa yang adil pada daerah," ujar Liberti.

Workshop ini dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Bidang Kekayaan Intelektual antara Kanwi Kemenkumham Sulawesi Selatan dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan terkait Fasilitasi Pendaftaran 300 Merek UKM asal Sulawesi Selatan, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Institut Teknologi Bisnis dan Maritim Balik Diwa Makassar terkait Pembinaan, Penguatan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual.
Workshop ini dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Bidang Kekayaan Intelektual antara Kanwi Kemenkumham Sulawesi Selatan dengan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan terkait Fasilitasi Pendaftaran 300 Merek UKM asal Sulawesi Selatan, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Institut Teknologi Bisnis dan Maritim Balik Diwa Makassar terkait Pembinaan, Penguatan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual. (DOK KEMENKUMHAM)

Lebih lanjut, Liberti mengucapkan terima kasih atas sumbangsih dari Pemerintah Daerah dan Instansi terkait.

Dikarenakan dapat mengantar Kanwil Kemenkumham Sulsel sebagai peringkat pertama di seluruh Indonesia dalam hal Pencatatan KI Komunal pada tahun 2021.

Liberti juga menjelaskan bahwa sampai dengan saat ini, jumlah KIK asal Sulawesi Selatan sebanyak 276 KI Komunal.

“Adapun daftar KIK tersebut tersebar berasal dari 16 Kabupaten/Kota di Sulsel, dimana masih ada 8 Kabupaten/Kota di Sulsel yang belum mencatatkan KI Komunal asal daerahnya," Kata jelas Lbeerti.  

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved