Dua Ajudan Iqbal Asnan Beda Pendapat saat Persidangan Pembunuhan Najamuddin Sewang

Dalam sidang, saksi Rahman mengaku melihat korban saat diperintahkan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah Rahmawati.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/MUH SAUKI
Sidang lanjutan kasus pembunuhan anggota Dishub Najamuddin Sewang oleh eks Kasatpol PP Iqbal Asnan masih memasuki agenda pemeriksaan saksi, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang lanjutan kasus pembunuhan anggota Dishub Najamuddin Sewang oleh eks Kasatpol PP Iqbal Asnan masih memasuki agenda pemeriksaan saksi, Rabu (21/9/2022).

Sidang dimulai sekitar pukul 14.50 Wita dengan menghadirkan tiga saksi lain.

Ketiga saksi tersebut ialah Wawan Ardiansyah, Muhammad Fadlan, dan Rahman.

Dalam sidang, saksi Rahman mengaku melihat korban saat diperintahkan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah Rahmawati.

"Saya lagi mencampur disinfektan kemudian melihat korban keluar. Saat penyemprotan saya ketemu dengan korban. Tiba-tiba keluar dari rumah Rahmawati di Jl Aroepala," jelasnya.

Pada saat itu, kata Rahman, dirinya mengaku ditemani orang lain. 

Orang tersebut ialah terdakwa M Asri, Rival, dan dirinya.

Saat ditanya majelis hakim, Rahman menegaskan tidak melihat terdakwa Iqbal saat di lokasi penyemprotan.

Rahman menambahkan, penyemprotan yang ia lakukan didanai terdakwa Iqbal dan permintaan Rahmawati.

"Yang menyuruh penyemprotan itu sudah ada jadwalnya. Yang membiayai terdakwa Iqbal. Ini permintaan Rahmawati," ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved