Dinas Pendidikan: 576 Anak Tak Sekolah di Barru dan Anak Putus Sekolah 345 Orang
Dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru (Disdikbud) Barru 2020, jumlah ATS di Barru mencapai 576 orang.
Penulis: Darullah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Jumlah Anak Tak Sekolah (ATS) di Kabupaten Barru tergolong banyak.
Dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Barru (Disdikbud) Barru 2020, jumlah ATS di Barru mencapai 576 orang.
Terdapat dua kecamatan di Barru yang memiliki jumlah ATS tertinggi, yakni Pujananting 167 anak dan Tanete Riaja 169 anak.
ATS tersebut didominasi usia anak 5 hingga 18 tahun.
Selain data ATS, Disdikbud Barru juga memiliki data Anak Putus Sekolah (APS).
Jumlah APS sendiri di Barru yaitu 345 orang. Mulai jenjang Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Secara akumulasi, jumlah APS tertinggi pada jenjang SMP yakni 166 orang.
Sementara kecamatan terbanyak APS berada di Mallusetasi dengan jumlah 206 orang.
Kepala Disdikbud Barru, Andi Adnan mengatakan jumlah ATS dan APS di 2022 ini kemungkinannya akan lebih banyak lagi.
Apalagi beberapa tahun ini dipengaruhi Pandemi Covid-19 yang menyebabkan anak-anak enggan bersekolah.
"Penyebab anak tidak sekolah dan anak putus sekolah yang mendominasi adalah mengikuti orang tuanya bekerja," ujarnya, Kamis (22/9/2022).
Mereka tidak mau lagi bersekolah karena sudah kenal dengan namanya cari uang sendiri," bebernya.
Pada tahun ini, kata Andi Adnan, melalui program PASTI BERAKSI Pemprov Sulsel berkolaborasi dengan Pemda Barru dan stakeholder lainnya untuk mendata ATS dan APS.
"Kami berharap punya data terbaru soal ATS dan APS lewat pendataan program ini," harapnya.
"Diharapkan pula dengan adanya data ATS dan APS terbaru kita pegang, maka dapat lebih massif lagi dalam mengedukasi masyarakat, dan merubah pola pikir agar mau kembali bersekolah," tandasnya.(*)
Laporan jurnalis TribunBarru.com, Darullah, @uull.dg.marala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/disdiik.jpg)