MUI Sulsel

Viral Kasus Akhiri Hidup Karena Terlilit Utang, MUI Sulsel: Bentuk Kekufuran

Kasus viral tewas tergantung terjadi di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel). Seorang ibu meracuni dua anaknya lalu memutuskan mengakhiri hidup.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Sukmawati Ibrahim
DOK PRIBADI
Sekretaris MUI Sulsel Ust Muammar Bakry. Ia memberikan tanggapan mengenai kasus mengakhiri hidup di Pinrang, Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus viral mengakhiri hidup terjadi di Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Seorang ibu meracuni dua anaknya lalu memutuskan mengakhiri hidup.

Kabarnya, kejadian tersebut  terjadi akibat terlilit hutang yang banyak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel pun memberikan tanggapan melalui Sekretaris Umum, Ust Muammar Bakry.

"Dalam sebuah hadits Rasulullah Saw menjelaskan, bahwa barang siapa yang mencelakai dirinya yang menyebabkan ia mati, maka ia telah menceburkan dirinya ke dalam neraka," ujar Ust Muammar Bakry, Selasa (20/9/2022) malam.

Dijelaskan, mengakhiri hidup merupakan tindakan yang mengakhiri hidupnya dengan su'ul khatimah dan digolongkan sebagai bentuk kekufuran.

Bahkan ada ulama mengatakan, itu kekal di neraka. 

"Kekekalan seseorang di neraka dalam konsep Al-Quran maupun hadist terletak kekufuran ke Allah. Ada hadist yang mengatakan bahwa orang yang bersyahadat Lailahaillallah, misalnya, sekalipun ada hal-hal terlarang yang dilakukan atau banyak kewajiban yang ditinggalkannya tetapi dia masih memiliki keyakinan, maka dia tidak kekal di neraka. Berbeda dengan orang yang melakukan bunuh diri, ia kekal di neraka," jelas Sekretaris MUI Sulsel ini

"Oleh karena itu, kasus yang terjadi diharapkan itu tidak terulang, sehingga masyarakat perlu berhati-hati ketika misalnya berhutang kepada seseorang agar tidak berutang di rentenir," sambungnya. 

Ia menyebut, masyarakat perlu saling mencerahkan agar menghindari berutang kepada orang lain.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved