Ibu dan Anak Meninggal di Pinrang

Gubernur Sulsel Beri Beasiswa Rp25 Juta ke 2 Anak di Pinrang yang Ibunya Tewas Tergantung

Andi Sudirman mengutus tim Andalan Sulsel Peduli untuk melayat serta menyerahkan bantuan berupa tabungan beasiswa kepada 2 anak lainnya.

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Sukmawati Ibrahim
NINING ANGREANI/ TRIBUN TIMUR
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengirim tim Andalan Sulsel Peduli untuk memberikan beasiswa pendidikan bagi kedua anak almarhum IRT, BR (37). Penyerahan beasiswa dilakukan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 8, Baharuddin Iskandar di rumah duka, Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Selasa (20/9/2022). 

TRIBUNPINRANG.COM, PINRANG - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan rasa duka atas peristiwa meninggalnya seorang ibu berinisial BR (37) dan kedua anaknya MD (8) dan MN (5) di Kabupaten Pinrang, Selasa (20/9/2022).

“Innalilahi wa innailaihi rojiun. Kami menyampaikan rasa duka dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya seorang ibu di Pinrang yang ditemukan tergantung, di mana juga dua orang anaknya juga ikut meninggal dunia,” kata Andi Sudirman Sulaiman.

Andi Sudirman mengutus tim Andalan Sulsel Peduli untuk melayat serta menyerahkan bantuan berupa tabungan beasiswa kepada 2 anak lainnya yang masih hidup.

Yakni MNB yang saat ini duduk di kelas 2 SMA dan dan PN yang duduk di kelas 2 MTS.

"Beasiswa ini diharapkan, keduanya dapat melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita termasuk yang diharapkan oleh kedua orang tua mereka,” sebutnya.

Penyerahan beasiswa ini diberikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 8, Baharuddin Iskandar.

Didampingi Lurah Fakkie Muhammad Anwar dan Kepala SMAN 6 Pinrang, Masriadi.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 8, Baharuddin Iskandar menuturkan, beasiswa diberikan oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman ini berupa uang sebesar Rp25 juta.

"Untuk anak pertama yang merupakan siswa SMAN 6 Pinrang, diberikan beasiswa 15 juta. Untuk anak kedua yang SMP diberikan beasiswa Rp10 juta," tuturnya.

Sementara itu, Suami korban AS (40), mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman atas bantuan beasiswa yang diberikan kepada anak-anaknya.

"Terimakasih kepada Pak Andi Sudirman Sulaiman karena telah memberikan beasiswa ini kepada anak-anak kami. InsyaAllah, dipergunakan sebaik mungkin untuk kelanjutan sekolah anak-anak ke depannya," ucapnya.

AS menuturkan, semasa hidup istrinya itu, selalu berpesan kepada anak-anaknya untuk menempuh pendidikan tinggi.

"Almarhumah selalu berpesan kepada anak-anaknya agar di sekolah bisa belajar sungguh-sungguh dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang tinggi. InsyaAllah beasiswa ini bisa menjadi penunjang pendidikan anak kami," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu rumah tangga (IRT), BR (37) ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Ancol Barat Lorong 1, Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022) Siang.

Tragisnya, di dalam rumah tersebut, dua anak BR yakni MD (8) dan MN (5) juga ditemukan meninggal dunia.

Diduga kedua anak laki-laki tersebut diberi racun oleh ibunya sebelum tewas tergantung.

Pasalnya, di samping jasad kedua anak tersebut terdapat botol dan gelas yang berisi air berwarna coklat diduga racun. (*)

Laporan jurnalis Tribunpinrang.com, Nining Angreani.

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved