30 Imam di Gowa Dikirim Belajar di Quantum Akhyar Institute Binaan Ustaz Adi Hidayat

Para imam yang dilepas hari ini akan belajar di Quantum Akhyar Institut dan dibina langsung oleh Ustaz Adi Hidayat bersama timnya.

Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melepas 30 imam desa, kelurahan dan dusun di Masjid Nurul Yasin Kantor Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (20/9/2022). Para imam ini akan belajar di Quantum Akhyar Institut dan dibina langsung oleh Ustaz Adi Hidayat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Sebanyak 30 imam desa, kelurahan, dan dusun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dikirim belajar di Quantum Akhyar Institute dan dibina langsung oleh Ustaz Adi Hidayat.

Mereka dikirim untuk meningkatkan kualitas para imam. Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan melepas para imam tersebut di Masjid Nurul Yasin, Kantor Bupati Gowa, Jl Masjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (20/9/2022). 

Kegiatan ini merupakan salah satu program keagamaan Pemerintah Kabupaten Gowa.

Adnan Purichta Ichsan berharap seluruh imam yang ada di Gowa memiliki kualitas dan kapasitas yang sama agar peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT juga lebih baik dan lebih meningkat lagi di masa yang akan datang. 

"Para imam yang dilepas hari ini akan belajar di Quantum Akhyar Institute dan dibina langsung oleh Ustaz Adi Hidayat bersama timnya, agar bisa betul-betul menjadi hafidz quran," ujarnya, Rabu (21/9/2022).

"Sehingga nantinya setelah mereka menjadi hafidz quran maka merekalah yang akan membina imam-imam yang ada di dusun dan lingkungannya," sambungnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan Muhammad Rusdi mengatakan rombongan tahap kedua ini akan berangkat pada Kamis (22/9/2022).

Ia menyebut, para imam ini akan belajar selama 60 hari atau dua bulan.

"Alhamdulillah ini merupakan pelepasan gelombang kedua setelah gelombang pertama dilepas pada Januari 2020 lalu, namun karena adanya Covid-19 pelepasan tahap kedua tertunda dan baru bisa dilakukan saat ini," jelasnya. 

Dikatakan, kualitas para imam gelombang pertama yang sudah selesai kini menjadi panitia seleksi pada program Mahasantri yang juga digagas oleh Pemkab Gowa dan akan segera dilauncing tahun ini. 

"Mudah-mudahan semua imam setelah mengikuti pembelajaran dapat diimplementasikan di desa dan kelurahannya masing-masing," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan TribunGowa.com, Sayyid Zulfadli

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved