Opini

Mengurai Polemik BBM dalam Stabilitas Keuangan

Sudah saatnya konstelasi ekonomi Indonesia dapat mempertimbangkan efektivitas kelola keuangan secara rasional.

Mengurai Polemik BBM dalam Stabilitas Keuangan
DOK PRIBADI
Haris Zaky Mubarak, MA - Analis dan Eksekutif Jaringan Studi Indonesia

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA
Analis dan Eksekutif Jaringan Studi Indonesia

TRIBUN-TIMUR.COM - Sudah saatnya konstelasi ekonomi Indonesia dapat mempertimbangkan efektivitas kelola keuangan secara rasional.

Meski menimbulkan pro dan kontra ditengah masyarakat, penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah dilakukan oleh pemerintah saat ini harus kita akui telah memberi ruang baru bagi masuknya keseimbangan fungsi utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Apalagi selama ini pemamfaatan subsidi BBM lebih banyak dinikmati lapisan masyarakat kelas atas.

Dengan adanya penyesuaian harga BBM, secara sederhana hal ini akan memberi dampak nyata bagi keseimbangan realisasi APBN untuk terus memacu dan mendukung optimalisasi pelaksanaan kerja pembangunan ekonomi lainnya.

Adanya penyesuaian subsidi BBM juga akan menjadikan APBN tidak tertekan lebih dalam dan tidak menambah utang negara secara lebih banyak.

Alasan pemerintah untuk melakukan penyesuaian BBM sebenarnya sangatlah wajar karena sampai September 2022, realisasi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) telah mencapai Rp.178 triliun.

Nominal yang sangat besar dalam dimensi percepatan pemulihan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Kemenko Perekonomian RI), realisasi anggaran PC-PEN terdiri dari klaster penanganan kesehatan, klaster perlindungan masyarakat, dan klaster penguatan pemulihan ekonomi.

Adapun klaster penanganan kesehatan digunakan untuk klaim pasien dan insentif kesehatan, insentif perpajakan vaksin atau alat kesehatan, dan penanganan Covid-19. (Kemenko Perekonomian RI, 2022)

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved