Video: Permintaan Heti ke Polisi Saat Tahu Anaknya Jadi Korban Kekerasan di Sekolah

Heti Hamid ibunda Fauzan santri ICMBS Sidoarjo korban kekerasan tak henti berlinang air mata saat mengisahkan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya.

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/ERLAN SAPUTRA
Heti Hamid, ibu mendiang Fauzan saat ditemui di kediamannya, Kelurahan Kalosi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Minggu (18/9/2022). Heti mendesak polisi untuk mengusut tuntas pelaku kekerasan yang menyebabkan Fauzan meninggal dunia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, ENREKANG - Kesedihan masih menyelimuti keluarga mendiang Fauzan, santri korban tindak kekerasan di sekolah Insan Cendekia Mandiri Boarding School (ICMBS) Sidoarjo.

Heti Hamid ibunda Fauzan, tak henti berlinang air mata saat mengisahkan peristiwa yang merenggut nyawa anaknya.

Saat itu, hatinya seketika runtuh melihat anaknya datang dari tanah rantau, namun dalam kondisi tak bernyawa.

Ia sangat menyayangkan pihak sekolah yang dinilai sengaja menutupi kasus tersebut.

Heti Hamid mengatakan pihak sekolah awalnya melaporkan pada Senin (12/9/2022) lalu, jika Fauzan terjatuh dari lantai tiga di sekolahnya.

Kondisi Fauzan saat itu muntah darah sehingga harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidoarjo, Jawa Timur.

Selang sehari tepatnya pada Selasa (13/9/2022) pihak Yayasan kembali mengabari dan meminta izin ke pihak keluarga korban untuk penanganan darurat.

Timbul kecurigaan bahwa Fauzan meninggal bukan karena jatuh di atas gedung, tetapi meninggal karena dikeroyok.

Seperti apa lengkapnya? Simak video:

(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved