Pemkab Libatkan YESMa Gelar Aksi Sosial di 15 Lembang Tana Toraja

Pada tahun ini YESMa mengadakan program inklusi menuju masyrakat inklusif, melalui rapat revitalisasi dan pembentukan penguatan kelompok konstituen.

Penulis: Freedy Samuel Tuerah | Editor: Saldy Irawan
DOK PRIBADI
Yayasan Eran Sangbure Mayang (YESMa) mengadakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja (Pemkab Tator) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tana Toraja (DPRD Tator) di kantor Lembang Tumbang Datu Kecamatan Sanggala Utara Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022) 

TRIBUN-TIMUR.COM, TORAJA - Yayasan Eran Sangbure Mayang (YESMa) mengadakan kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja (Pemkab Tator) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tana Toraja (DPRD Tator) di kantor Lembang Tumbang Datu Kecamatan Sanggala Utara Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022)

Yayasan YESMa ini bergerak dalam bidang sosial kemanusian dan pemberdayaan masyrakat.

Pada tahun ini YESMa mengadakan program inklusi menuju masyrakat inklusif, melalui rapat revitalisasi dan pembentukan penguatan kelompok konstituen.

Program ini melibatkan 15 lembang dan kelurahan yang berada di Kabupaten Tana Toraja.

Menurut Program Officer YESMa Lenynda Tondok mengatakan, bahwa Lembang Tumbang Datu terpilih dan masuk dalam 15 lembang dan kelurahan di Tana Toraja yang akan melakukan program inklusif untuk itu perlu dibrntuk konstituen.

"Untuk menjalankan program di 15 lembang atau kelurahan ini maka perlu dibentuk kelompok konstituen," katanya.

Lenynda menjelaskan bahwa 18 program inklusi ini  menargetkan kelompok termarginalkan seperti kelompok disabilitas, lanjut usia (lansia), Perempuan, kepala rumah tangga, dan anak korban kekerasan dan komunitas yang rentan di diskriminasi.

"18 program ini menargetkan kelompok termarginalkan, lansia, kelompok disabilitas, dan kelompok rentan lainnya," ujarnya.

Kepala Lembang Tumbang Datu, Y Allang Palayukan mengatakan, kegiatan yang dilaksankan di lembangnya menjadi semangat baru dan pemahaman baru untuk masyrakatnya dan untuk kelompok disabilitas diberikan pelatihan keterampilan. 

"Kegiatan ini saya menilai, sangat bagus dan menjadi semangat baru dan pemahaman baru untuk kami, dan kedepannya dapat mengadakan pelatihan kelompok-kelompok termarginalkan, ucapnya.

Lanjut, Ketua Prograam Officer YESMa mengatakan, agar kiranya kedepan kegiatan ini diikuti lebih banyak peserta.

"Harapan saya, agar kedepan masyrakat dapat berperan lebih aktif lagi dan kelompok disabilitas diberikan pelatihan keterampilan" ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved