Timor Leste

Benarkah Timor Leste Menyesal Pisah dari Indonesia Gegara Kekayaan Alam Dikeruk Negara Lain?

Kkabar Timor Leste menyesal santer terdengar. Disebutkan, penyebab Timor Leste menyesal lantaran kekayaan negaranya dikeruk negara lain. Benarkah?

Editor: Sakinah Sudin
Ilustrasi/ Intisari Online
Ilustrasi. Benarkah Timor Leste Menyesal Pisah dari Indonesia Gegara Kekayaan Alam Dikeruk Negara Lain? 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sejak berpisah dari Indonesia, kabar Timor Leste menyesal santer terdengar.

Disebutkan, penyebab Timor Leste menyesal lantaran kekayaan negaranya justru dikeruk negara lain.

Benarkah Timor Leste kini menyesal karena kekayaan alamnya dikeruk negara lain?

Berikut selengkapnya!

Timor Leste telah pisah dari Indonesia hampir 23 tahun lamanya (terhitung dari masa Referendum 1999).

Menilik ke belakang, pada tanggal 30 Agustus 1999, dalam sebuah referendum yang disponsori PBB, mayoritas rakyat Timor Timur memilih untuk lepas dan merdeka dari Indonesia.

Referendum berlangsung 13 hari setelah peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia.

Akhirnya, provinsi ke-27 Indonesia itu lepas dari negara tercinta ini dan memperoleh status resminya sebagai negara pada 20 Mei 2002.

Sebanyak 94.388 orang atau 21,5 persen penduduk Timor Timur memilih tetap bergabung dengan Indonesia.

Sedangkan mayoritas 344.580 orang atau 78.5 persen warga Timor Timur memilih merdeka.

Segera setelah referendum, milisi anti-kemerdekaan Timor-Leste - yang diorganisir dan didukung oleh militer Indonesia - memulai kampanye militer bumi hangus.

Milisi membunuh sekitar 1.400 rakyat Timor Timur dan dengan paksa mendorong 300.000 rakyat mengungsi ke Timor Barat.

Mayoritas infrastruktur hancur dalam gerakan militer ini. Pada tanggal 20 September 1999, Angkatan Udara Internasional untuk Timor Timur (INTERFET) dikirim ke Timor Timur untuk mengakhiri kekerasan. S

Setelah masa transisi yang diorganisasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa, Timor Timur diakui secara internasional sebagai negara dan secara resmi merdeka dari Indonesia pada tanggal 20 Mei 2002.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved