Banyak Anggaran Desa, Bupati Luwu Timur Harap Tidak Ada Kades Terjerat Hukum karena Uang

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Luwu Timur, Ramadhan Pirade mengatakan sudah dilakukan pencairan tahap dua.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Bupati Luwu Timur Budiman 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Program bantuan keuangan khusus (BKK) Rp 1 miliar 1 desa di Kabupaten Luwu Timur, sudah berjalan. Dana ini diluar ADD dan DD.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Luwu Timur, Ramadhan Pirade mengatakan sudah dilakukan pencairan tahap dua.

"Sudah ada sekitar Rp 800 juta bantuan keuangan khusus ini yang cair," kata Ramadhan.

Ada 124 desa tersebar di 11 kecamatan di Bumi Batara Guru julukan Luwu Timur. Tiap desa memperoleh Rp 1 miliar.

Bupati Luwu Timur, Budiman mengingatkan kepada kepala desa, agar dana yang telah digelontorkan digunakan sebaik mungkin.

Tujuannya untuk membangun desa sehingga asas manfaatnya betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

Budiman mengajak, saatnya fokus membangun, anggaran yang ada di desa jumlahnya besar.

"Program BKK ini tidak ada di Sulawesi Selatan, hanya kita yang punya. Tunggu-tunggu saja orang datang belajar sama kita," kata Budiman, Senin (19/9/2022).

Ia berharap dimasa kepemimpinannya tidak ada kepala desa yang bermasalah dengan hukum.

"Jadi, gunakanlah dana tersebut sesuai dengan aturan dan juknisnya," pesan dia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved