PPPK

416 PPPK di Maros Terima SK Bertepatan Peringatan Hari Kesadaran Nasional

Sebelum penyerahan SK, seluruh PPPK diwajibkan mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional di tempat yang sama.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Prosesi penyerahan SK PPPK dipimpin langsung oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022). Sebanyak 416 orang menerima Surat Keputusan (SK) sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi 2021. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Sebanyak 416 orang menerima Surat Keputusan (SK) sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi 2021.

Prosesi penyerahan SK PPPK dipimpin langsung oleh Bupati Maros AS Chaidir Syam di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin (19/9/2022).

Sebelum penyerahan SK, seluruh PPPK diwajibkan mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional di tempat yang sama.

Selain PPPK yang menerima SK, CPNS formasi 2021 juga diwajibkan hadir dalam upacara tersebut.  

Sebanyak 416 orang yang menerima SK PPPK ini merupakan tahap 1 dan 2 yang seluruhnya adalah tenaga guru dengan rincian 355 guru SD dan guru SMP sebanyak 61 orang. 

Pengangkatan PPPK ini merupakan upaya mensukseskan program nasional pemenuhan satu juta guru dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI. 

Chaidir Syam mengatakan kegiatan ini bukan hanya merupakan sekedar penyerahan SK PPPK

Lebih dari itu, ada beban dan tanggung jawab bagi para guru. 

“Kami meminta kepada seluruh guru PPPK untuk melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Ini merupakan semangat baru untuk dunia pendidikan kita. Para guru ini harus membawa dampak positif pada peningkatan pendidikan di Maros,” bebernya. 

Chaidir menggarisbawahi untuk para PPPK merupakan abdi negara yang punya tanggung jawab melayani masyarakat sesuai bidang masing-masing.

“Amanah PPPK ini tentu bukan sekedar bertambahnya personil di lingkup Pemkab Maros tapi setiap pegawai baik ASN maupun PPPK harus punya peran besar dalam pembangunan daerah,” papar ketua PMI Maros ini. 

Perjanjian kerja PPPK ini terhitung mulai 1 September 2022 sampai 31 Agustus 2024 dengan masa perjanjian kerja selama dua tahun. 

Dari 416 orang ini, terdapat satu orang yang kontrak kerjanya selama satu tahun dan akan berakhir pada 31 Agustus 2023. 

“Selama masa perjanjian kerja, pegawai tidak dapat pindah tempat tugas, jadi bagi yang coba-coba dan melakukan upaya untuk mengurus mutasi atau pindah tugas maka dianggap mengundurkan diri,” kata Chaidir.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved