Kadin Sulawesi

Rakorwil Kadin Sulawesi Tak Masukkan Isu Kontrak Pt Vale dalam Rekomendasi Rapat

Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi di Kota Manado secara spesifik tak merekomendasikan isu Pt Vale.

DOK KADIN SULAWESI
Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi di Kota Manado, Jumat (16/9/2022). Diketahui secara spesifik Rakorwil ini tak merekomendasikan isu penghentian kontrak perusahaan tambang Pt Vale (d/h Pt Inco) oleh tiga gubernur di Sulawesi. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi di Kota Manado, akhir pekan ini, secara spesifik tak merekomendasikan isu penghentian kontrak perusahaan tambang Pt Vale (d/h Pt Inco) oleh tiga gubernur di Sulawesi.

"Disinggung, tapi isu terakhir Pt Vale secara detail tak dimasukkan dalam rekomendasi rakorwil tadi malam," kata Wakil Ketua Kadin Sulsel Arfan Tualle, kepada Tribun-Timur.com, Minggu (18/9/2022).

Arfan adalah salah satu pimpinan sidang pembacaan rekomendasi rakorwil Kadin wilayah strategis di timur Indonesia itu.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasyid hadir membuka Rakorwil, Jumat (16/9/2022).

Rakorwil diikuti masing-masing 6 ketua, wakil ketua dan sekretaris kadinda dari 6 provinsi di Sulawesi; Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulsel, Sulbar, dan Sultra.

Empat rekomendasi rakorwil antara lain kepada pemerintah dan internal kadin sebagai berikut;

1. Menekankan kembali peran strategis Kadin dalam menekan laju inflasi pasca kenaikan BBM bersubdi.

2. Peningkatan export hasil laut perikanan dengan melibatkan UKMK se-Sulawesi

3. Revitalisasi pemberdayaan peran Kadin kabupaten/kota se-Sulawesi dalam mengelola aset dan investasi di daerah

4. Khusus Gorontalo dan Sulteng berkolaborasi menjadikan jagung sebagai komoditi ekspor andalan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved