Rekam Jejak Farid Amansyah, Jenderal Baru Asal Makassar, Awali Karier Tangani Konflik Poso

dr Farid Amansyah mencatatkan namanya sebagai dokter pertama asal Sulsel berpangkat jenderal di Kepolisian Republik Indonesia

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur/EMC
Direktur Pascarehabiltasi Deputi Bidang Rehabilitasi BNN Brigjen dr Farid Amansyah. Pria kelahiran Makassar 9 Januari 1970 itu mencatatkan namanya sebagai dokter pertama asal Sulsel yang berpangkat jenderal di Kepolisian Republik Indonesia (Polri). 

Brigjen Farid Amansyah saat ini menjabat sebagai Direktur Pascarehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) yang diemban sejak Juni 2022.

Sebelum berpangkat jenderal tentu perjalanan hidup Brigjen Farid Amansyah tidaklah berjalan dengan mulus tanpa hambatan.

Ia bercerita bahwa untuk bisa mencapai pada pangkat jenderal dan dengan jabatan yang sekarang penuh dengan perjuangan.

"Tentulah tidak ada yang datang begitu saja tanpa ada kerja keras, belajar terus menerus dan juga belajar ikhlas," ucapnya.

Brigjen Farid Amansyah lahir di Makassar, 9 Januari 1970.

Sebagai putra Makassar, Sulsel, Brigjen Farid Amansyah menempuh pendidikannya dari tingkat Sekolah Dasar hingga kuliah kedokteran di kota Daeng.

Saat masih duduk di Sekolah Dasar, Brigjen Farid Amansyah menamatkan sekolahnya di PPSP IKIP Ujung Pandang pada tahun 1983.

Kemudian tahun 1984 ia melanjutkan SMP di PPSP IKIP Ujung Pandang.

Memasuki bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Brigjen Farid Amansyah lanjut di SMAN 11 Makassar tahun 1987.

Selepas lulus dari SMAN 11 Makassar, Brigjen Farid Amansyah tak langsung melanjutkan pendidikan di bangku kuliah.

Butuh waktu sembilan tahun atau tepatnya 1996 Brigjen Farid Amansyah untuk masuk ke Fakultas Kedokteran Univesitas Hasanuddin (Unhas).

Setahun berikutnya, Brigjen Farid Amansyah lulus dan mengikuti pendidikan Polri yang saat itu yakni Sema PAPK ABRI di Magelang.

Di tahun yang sama ia mengikuti pendidikan di Diktap PAPK Polri.

Sebagai seorang dokter, Brigjen Farid Amansyah saat ini bergelar spesialis penyakit dalam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved