Korupsi Dana Desa

Lama Jadi Buronan Polisi Gara-gara Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Wajo Ternyata Ngumpet di Gowa

Mantan Kades di Wajo korupsi dana desa sebesar Rp 256 juta sesuai audit BPKP Provinsi Sulsel.

Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Hasriyani Latif
Polda Sulsel
Pelaku korupsi dana desa Ambo Asse diamankan tim Resmob Polda Sulsel, Sabtu (17/9/2022). Ambo Asse yang merupakan mantan kepala desa di Kabupaten Wajo ternyata sudah lama jadi buronan polisi. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pelaku korupsi dana desa senilai Rp 265 juta diciduk tim Resmob Polda Sulsel bersama Unit Reskrim Polres Wajo.

Setelah lama jadi buron di Polres Wajo, pelaku Ambo Asse (52) yang merupakan mantan kepala desa berhasil diketahui persembunyiannya di Jl Pelita, Perumahan Gusun 2, Desa Taeng, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Operasi penangkapan dipimpin Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Dharma Negara beserta Panit 3 Ipda Abdillah Makmur.

Pelaku diketahui menyelewengkan dana APBN desa sebesar Rp 256 juta sesuai audit BPKP Provinsi Sulsel.

Kompol Dharma menerangkan Ambo Asse merupakan mantan kepala Desa Tangkoro, Kabupaten Wajo.

Selama menjabat dari 2018 sampai 2021, pelaku menyelewengkan dana APBN yang seharusnya dipakai untuk pembangunan desa.

"Sekitar bulan Mei 2018, bertempat di Desa Tangkoro dicairkan dana Desa yang bersumber dari APBN Rp 682 juta. Terbagi atas tiga tahap yaitu tahap pertama Rp 136.201.000, tahap kedua, Rp 272.402.000, tahap ketiga Rp 273.976.000 yang digunakan untuk melakukan pembangunan desa," jelasnya, Sabtu (17/9/2022).

"Namun dalam pengelolaan dana Desa tersebut diduga terjadi perbuatan melawan hukum dan penyelewengan dan penyimpangan," lanjutnya.

Setelah dilakukan audit oleh tim BPKP, pelaku terbukti menyelewengkan anggaran sebesar Rp 256 juta.

Pasalnya, kata Kompol Dharma, pelaku tidak melibatkan bendahara dalam pengelolaan anggaran desa yang ia pimpin saat itu.

"Ambo Asse tidak melibatkan tim pelaksana kegiatan dan menguasai dan mengelola keuangan tanpa melibatkan bendahara desa," ujarnya.

Selanjutnya, pelaku kemudian dibawa ke Mapolda Sulsel untuk dilakukan introgasi dan pendalaman kasus.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muh Sauki Maulana 

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved