Kementan Bantu Perkembangan Sekolah Ekspor dengan Cetak Eksportir Muda

KEMENTRIAN Pertanian (Kementan) membantu berkembangnya sekolah ekspor yang mencetak eksportir muda.

Editor: Content Writer
DOK KEMENTAN
Kementrian ?Pertanian (Kementan) membantu berkembangnya sekolah ekspor yang mencetak eksportir muda. 

KEMENTRIAN Pertanian (Kementan) membantu berkembangnya sekolah ekspor yang mencetak eksportir muda.

Guna menjadikan pertanian maju, mandiri dan modern serta meningkatkan ekspor komoditas pertanian.

Hal ini dilakukan agar semakian besar berkontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan bahwa ekspor pertanian pada Mei 2022 mengalami kenaikan 20,32 persen (year on year/YoY).

Dapat juga disebut senklai US$ 290 juta jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Suwandi menjelaskan bahwa sekolah ekspor yang mencetak eksportir milenial menjadi langkah yang tepat dalam memajukan pertanian berbasis teknologi dan korporasi.

Lahirnya eksportir muda mencetak banyak terobosan baru atau inovasi teknologi pertanian modern.

Suwandi menyebutkan bahwa sekolah ekspor harus berkembang karena ekspor selain mendatangkan devisa, juga produk pertanian membawa banyak dampak positif lainnya seperti peningkatan produksi, mutu, stabilitas harga dalam negeri.

“Sekolah Ekspor Mencetak Eksportir Muda Produk Pertanian," kata Suwandi.

Suwandi juga menjelaskan bahwa salah satu ekspor komoditas pangan yang naik tajam karena hadirnya eksportir milenial yakni singkong dan produk turunannya, naik 3 kali lipat tahun 2021 dibanding 2020.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved