Data Pemilih Tidak Padan di Luwu Capai 15.107

KPU mencatat data tidak padan berjumlah 15.107, sebagian besar ada dalam data pemilih berkelanjutan yang berjumlah 15.091.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK
Kantor KPU Luwu di Belopa, Luwu, Sulawesi Selatan. KPU mencatat data tidak padan berjumlah 15.107, sebagian besar ada dalam data pemilih berkelanjutan yang berjumlah 15.091. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan telah melakukan rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan III periode September 2022.

Hal itu dilakukan guna menindaklanjuti Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2021 pasal 27 tentang PDPB.

Komisioner KPU Luwu Adly Aqsha mengatakan tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan.

Sehingga data pemilih sudah mulai disiapkan dan disampaikan kepada partai politik sebagai peserta pemilu.

Adly mengatakan, data pemilih berkelanjutan saat ini di Luwu sebanyak 258.977.

Adapun data yang dimutakhirkan dari tahun 2020 sampai 2022 ini adalah data pemilih tetap terakhir yaitu DPT Pemilu 2019.

"Saat itu data Pemilu 2019 ditetapkan yang berjumlah 255.825, ada beberapa perubahan dan updating data sehingga saat ini menjadi 258.977," jelasnya.

Data hasil sinkronisasi antara KPU RI dan Kemendagri juga telah diterima KPU Luwu.

Ada tiga kategori pada data tersebut, yaitu data tidak padan atau data yang tidak didapatkan padanannya pada data Dukcapil.

Kedua kategori meninggal dunia dan yang ketiga yaitu data ganda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved