ASN Sinjai

ASN Penendang Sepeda Motor di Sinjai Dicopot sebagai Penanggungjawab Sirkuit Gareccing

Ia akan digantikan oleh pegawai lainnya di kantor itu karena Andi Adi sapaan akrab Andi Aswadi sedang menjalani proses hukum.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Muh. Irham
Tribun Sinjai/Samsul Bahri
Kadispora Sinjai Hasir Ahmad menyatakan telah mencopot Andi Adi sebagai penanggungjawab Sirkuit Gareccing yang akan digunakan sebagai ajang balapan motor Porprov Sulsel nanti. 

SINJAI, TRIBUN-TIMUR.COM - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan segera mengganti Andi Aswadi sebagai penanggungjawab Sirkuit Gareccing.

Hal itu dilakukan oleh pimpinan Andi Aswadi terkait ditetapkannya Andi Aswadi atau Andi Adi sebagai tersangka oleh polisi. Andi Adi ditetapkan sebagai tersangka buntut dari kasus sepeda motor pelajar perempuan di Jl Ahmad Yani di Kecamatan Sinjai Utara.

"Dalam waktu dekat ini kami akan rapatkan dan mengganti Andi Aswadi dengan pegawai lainnya sebagai penanggungjawab pekerjaan Sirkuit Gareccing di Sinjai Selatan," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sinjai, Hasir Ahamd, Jumat (16/9/2022).

Ia akan digantikan oleh pegawai lainnya di kantor itu karena Andi Adi sapaan akrab Andi Aswadi sedang menjalani proses hukum.

Tujuannya agar Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan yang akan bergulir pada 22 Oktober mendatang tidak terkendala.

Sehingga oleh pimpinan di instansi itu haru segera mencari pegawai lain sebagai penanggungjawab venue Sirkuit Gareccing.

Selain sebagai penanggungjawab venue, Aswadi juga menjabat sebagai bagian Analisis Kebijakan di Dispora Sinjai.

Ia akan dinonaktifkan dari segala jabatan dan aktivitasnya sebagai pegawai di dinas tersebut setelah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani penahanan.

Pada 22-31 Oktober mendatang, Kabupaten Sinjai bersama Kabupaten Bulukumba menjadi tuan rumah bersama pada Porprov Sulsel.

Selama ini bertugas sebagai pegawai menjaga arena Sirkuit Gareccing termasuk pelaksanaan proyek rehabilitasi baru-baru ini.

Pada Selasa (13/9/2022) lalu, Andi Aswadi mengalami masalah.

Ia terlibat kekerasan terhadap seorang pengendara sepada motor pelajar perempuan di Jl Ahmad Yani Sinjai.

Setelah mobilnya terlibat tabrakan dengan sepeda motor pelajar perempuan tersebut, ia kembali menendang sepeda motor pelajar itu hingga terjatuh.

Aksinya terekam kamera warga di Jl Bhayangkara Sinjai. Aksi itu terupload ke dalam media sosial dan menjadi sorotan publik hingga tingkat nasional.

Menjelang petang hari itu, Andi Aswadi dijemput polisi di rumahnya di Jl Bhayangkara Sinjai untuk diamankan di Polres Sinjai.

Tak lama kemudian, orang tua pelajar perempuan tersebut melaporkan aksi dugaan kekerasan Aswadi terhadap pelajar perempuan tersebut.

Dan kemarin Andi Aswadi resmi menjadi tersangka dan terancam hukuman 3,6 tahun penjara. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved