90 Ekor Sapi Terindikasi PMK, Dinas Peternakan dan Perkebunan Gowa Intens Berikan Vaksin ke Ternak

Dinas Peternakan dan Perkebunan Gowa intens melakukan vaksinasi dan pembersihan kandang dan fisik hewan ternak di masyarakat.

Dokumentasi
Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Gowa memeriksa kesehatan hewan ternak. Data terbaru sisa 90 ternak sapi yang teridentifikasi Penyakit mulut dan kuku (PMK) 

TRIBUN-GOWA.COM - Sebanyak 90 ekor sapi terindikasi virus Penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut dari data yang tercatat Dinas Peternakan dan Perkebunan Gowa

Kepala Dinas Dinas Peternakan dan Perkebunan Gowa Suhriati mengatakan total kasus ternak sapi kerbau yang terkonfirmasi sakit sebanyak 217 ekor, namun yang teridentifikasi PMK aktif sisa 90 ekor.

"Total ternak alami sakit itu 217 ekor. Namun selama perawatan intens terdapat 109 ekor yang sembuh, 17 ekor kita harus potong bersyarat dan satu ekor lagi karena mati. Jadi saat ini kasus hewan PMK aktif di Gowa sisa 90 ekor," ujarnya, Jumat (16/9/22)

Menurutnya, pihaknya terus intens melakukan pengawasan dan pengobatan

"Yang tersisa ini terus kita awasi dan lakukan pengobatan," kata Suhriati.

Ia menyampaikan pihaknya terus berupaya melakukan penanganan dan pencegahan.

Ia juga mengaku proaktif melakukan penyuluhan kepada para peternak.

Bahkan tetap intens melakukan vaksinasi dan pembersihan kandang dan fisik hewan ternak di masyarakat.

"Sebenarnya PMK ini bukan termasuk penyakit ganas namun tetap perlu diwaspadai. Sebab tentunya akan berdampak pada kesehatan ternak sapi dan kerbau bila terkena," ucapnya

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved