Tarif Angkot

Siap-siap! Tarif Angkot di Parepare Bakal Naik Rp 2.000, Pelajar Tetap

Tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan bakal naik Rp 2.000 imbas kenaikan BBM.

Penulis: M Yaumil | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/M YAUMIL
Sopir angkot yang antre BBM di SPBU Poros Parepare-Sidrap, Sualwesi Selatan, Kamis (15/9/2022). Tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan bakal naik Rp 2.000 imbas kenaikan BBM. 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Tarif angkutan kota (Angkot) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan bakal naik Rp 2.000 imbas kenaikan BBM.

Dinas Perhubungan beserta organisasi angkot dan pengusaha angkutan telah melakukan pertemuan dalam rangka merumuskan tarif angkot yang baru usai harga BBM naik.

Kepala Dinas Perhubungan Parepare Iskandar Nusu mengatakan pihaknya mengakomodir para sopir angkot dan pengusaha angkutan.

"Kita akomodir kebutuhan teman-teman sopir dan usulannya tinggal menunggu SK Wali Kota," katanya kepada Tribun-Timur.com, Kamis (15/9/2022) siang.

Tarif angkot yang diusulkan sebesar Rp 7.000 dari sebelumnya hanya Rp 5.000 untuk semua jurusan.

Sedangkan untuk anak sekolah tidak ada kenaikan tarif tetap Rp 3.000.

"Kalau di Parepare ini juga sudah tidak terlalu banyak lagi angkot karena banyak transportasi online," ujarnya.

Usulan ini imbas dari kenaikan BBM yang berpengaruh ke penumpang maupun sopir angkot.

"Kita lihat kondisinya, sopir pasti biaya jalannya naik, kita juga perhatikan penumpang daya jangkaunya," jelasnya.

Rute angkot ada trek Lumpue, Lapadde, rumah sakit tipe C, Perumnas, dan Soreang.

Dari trek itu, beberapa diantaranya sudah sepi penumpang.

Pasalnya moda transportasi dimiliki setiap warga serta minat masyarakat yang sudah berubah.

"Trek yang paling ramai itu Lakessi ke Lapadde. Yang kurang itu Lakessi ke Soreang," imbuhnya.

Jumlah angkot di Kota Parepare tidak lebih dari 30 unit.

Walaupun demikian, angkot masih memiliki pangsa pasarnya sendiri.

"Walaupun tinggal sedikit tapi mereka masih punya pangsa pasarnya seperti yang dari pasar punya bawaan banyak," katanya.(*)

Laporan Kontributor TribunParepare.com, M Yaumil

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved