Petani Baju Bodoa Dapat Bantuan Bibit Padi Genjah, Sekali Panen Bisa Hasilkan 8 Ton per Hektare

Petani di Kelurahan Baju bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mendapatkan bantuan bibit padi genjah.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL HIDAYAH
Penanaman perdana bibit padi oleh Bupati Maros Chaidir Syam dan Komandan Kodim 1422/Maros Letkol Info Muh Hujairin, Kamis (15/9/2022). Petani di Kelurahan Baju bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mendapatkan bantuan bibit padi genjah. 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Petani di Kelurahan Baju bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mendapatkan bantuan bibit padi genjah atau padi berumur pendek.

Penyaluran bantuan ditandai dengan penanaman perdana bibit padi oleh Bupati Maros Chaidir Syam dan Komandan Kodim 1422/Maros Letkol Info Muh Hujairin, Kamis pagi(15/09/22). 

Letkol Inf Muh Hujairin menjelaskan kegiatan tanam padi genja tersebut dalam rangka uji coba untuk mengukur produktivitas mengukur capaian menuju IP400.

"Padi genjah atau padi umur pendek ini dalam rangka uji coba, itu satu haktare saja uji cobanya dalam rangka kami mengukur produktivitasnya dan mengukur capaiannya menuju ke IP400," jelasnya. 

Ia menambahkan pola tanam padi IP400 baru pertama kali dilakukan di Maros.

Penanaman padi IP400 ini sebagai upaya peningkatan produksi padi dan perekonomian masyarakat. 

"IP400 itu begini, jadi satu lahan akan dimaksimalkan fungsinya sampai 4x panen, itu diselingi padi genja, padi dalam, padi menengah kemudian palawija agar fungsi lahan akan lebih optimal, lebih tahan hama dan secara ekonominya membantu perekonomian masyarakat," tuturnya. 

Ia menjelaskan jika padi genjah atau padi umur pendek ini memiliki keunggulan tersendiri hasilnya pun bisa mencapai 8 ton per hektare. 

Tak hanya itu, padi genjah ini sudah bisa dipanen dalam dua bulan.

Sehingga dalam setahun bisa dipanen sampai empat kali.

"Program IP400 baru pertama kali, nah yang padi genja tadi yang ini memang keunggulannya umurnya pendek hanya 2 bulan sudah panen, tapi hasilnya bisa lebih banyak dari yang panjang per hektare minimal 8 ton," jelasnya.

Sementara Chaidir Syam memberi Apresiasi positif kepada Kodim 1422/Maros yang menginisiasi uji coba penanaman padi genjah tersebut. 

"Paling utama adalah kami dari pemerintah daerah ini sangat memberi apresiasi yang positif terhadap kodim 1422 Maros yang menginisiasi, harapan kita mudah-mudahan padi genja ini bisa berhasil," ungkapnya. 

Lanjut Chaidir menambahkan tujuan utama dari uji coba penanaman padi IP400 ini untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Maros

"Dan ini sebenarnya untuk ketahanan pangan kita dan membantu bagaimana krisis pangan yang terjadi, kalau IP 400 terjadi Alhamdulillah empat panen dalam setahun bisa meningkatkan kesejahteraan para petani kita," tambahnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved