Politeknik ATI Makassar

Genjot Kompetensi SDM, LSP Politeknik ATI Makassar Gandeng IASPRO Gelar Workshop

Workshop Asesor Kompetensi ini juga bertujuan memperkuat kelembagaan LSP, termasuk di Politeknik ATI Makassar.

Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Hasriyani Latif
Politeknik ATI Makassar
Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik ATI Makassar bersama Ikatan Asesor Profesional Indonesia (IASPRO) melaksanakan Workshop Asesor Kompetensi guna meningkatkan Kualitas SDM, Rabu (14/9/2022). Workshop diadakan guna memenuhi kebutuhan SDM yang berkompeten di sektor industri.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik ATI Makassar bersama Ikatan Asesor Profesional Indonesia (IASPRO) melaksanakan Workshop Asesor Kompetensi di Ruang Pa'dewakkang Kampus Politeknik ATI Makassar.

Workshop ini berlangsung selama lima hari, Rabu-Minggu (14-18/9/2022)

Sebagai peserta, hadir dosen Poltek ATI Makassar, Universitas Hasanuddin, Institusi Teknologi Pertanian Takalar, dan BLK Makassar.

Dua Master Asesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) didapuk sebagai pemateri.

Keduanya, yakni Irwan Usman dari LSP PT Vale Sorowako yang juga merupakan ketua Dewan Pengurus Nasional (DPN) IASPRO dan Ahmad Daud dari LSP Politeknik Pertanian (Politani) Negeri Pangkep.

Direktur Politeknik ATI Makassar Muhammad Basri menyampaikan kegiatan ini diadakan guna memenuhi kebutuhan SDM yang berkompeten di sektor industri. 

"Untuk menyiapkan SDM yang berkompeten, maka dibutuhkan peran asesor kompetensi dalam pelaksanaan sertifikasi kompetensi sebagai jaminan kualitas kompetensi mereka," jelasnya.

Workshop Asesor Kompetensi ini juga bertujuan memperkuat kelembagaan LSP, termasuk di Politeknik ATI Makassar dalam memenuhi kebutuhan asesor kompetensi.

Apalagi, LSP Politeknik ATI Makassar baru saja mengembangkan 41 skema kompetensi.

Seluruh skema ini  sudah mendapat lisensi dari BNSP.

Assesor BNSP Irwan Usman mengakui perusahaan sangat memperhatikan kompetensi yang dimiliki calon karyawannya dalam proses rekrutmen. 

Ia mencontohkan, PT Vale Indonesia saat ini juga mulai melakukan rekrutmen berbasis kompetensi yang telah tersertifikasi.

"Asesor kompetensi inilah yang akan melakukan pengujian kompetensi yang dimiliki seseorang," ujar Muhammad Basri

Maka dari itu, sertifikasi telah menjadi dokumen penting untuk setiap profesional.

Sebab, sertifikasi menjadi jaminan kompetensi yang dimiliki.

Workshop ini pun akan membahas bagaimana upaya peningkatan kompeteni bagi para tenaga pengajar.

Selama lima hari ke depan, para peserta akan disajikan beragam materi agar mampu meningkatkan Kompetensi dan berdaya saing global.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved