Perselingkuhan

Polda Sulsel Ambil Alih Kasus Penggerebekan Oknum Polisi Bersama Istri Orang di Pinrang

Roni menuturkan, jika JS terbukti bersalah dan melanggar kode etik, JS bisa saja terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Penulis: Nining Angraeni | Editor: Muh. Irham
TRIBUN-TIMUR.COM
Kolase foto oknum polisi JS lari ke kebun menggunakan sarung saat digerebek oleh suami selingkuhannya inisial ER dan tas isi baju polisi diduga milik JS. 

PINRANG, TRIBUN-TIMUR.COM - Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengambil alih kasus oknum Polisi Polres Pinrang yang digerebek bersama istri orang di salah satu kamar kos-kosan di Kabupaten Pinrang.

Hal itu dikatakan Kasi Propam Polres Pinrang, Ipda Silahuddin saat dikonfirmasi, Selasa (13/9/2022).

"Penanganan kasusnya ditarik dari Polres Pinrang ke Polda Sulsel," katanya.

Silahuddin mengatakan tidak mengetahui hasil pemeriksaan oknum polisi JS. 

"Kami belum tahu hasil pemeriksaan yang bersangkutan. Karena saat diamankan, yang bersangkutan langsung dibawa ke Polda Sulsel,"singkatnya.

Sebelumnya, Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa mengatakan, untuk kasus ini Polda Sulsel turun langsung mengumpulkan dan memeriksa fakta-fakta yang ada di lapangan.

Roni menuturkan, jika JS terbukti bersalah dan melanggar kode etik, JS bisa saja terancam pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Kalau terbukti, yang bersangkutan melanggar kode etik. Bisa di pecat itu. Ancaman terberatnya bisa di PTDH yang bersangkutan. Makanya ini kan sementara proses kita dalami fakta di lapangan seperti apa," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang suami inisial HR (44) menggerebek istrinya berinisial ER dengan pria lain di sebuah kamar kos di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Pria selingkuhan yang bersama ER di kamar kos itu diduga merupakan oknum polisi inisial JS.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved