BPA

Peneliti IPB Sebut IARC Belum Kalsifikasi BPA Kategori Karsinogenik pada Manusia

Nugraha Edhi Suyatma menyampaikan, International Agency for Research on Cancer (IARC) belum mengklasifikasikan Bisfenol A (BPA) kategori karsinogenik.

DOK PRIBADI
Perbandingan Kemasan Galon AMDK Polikarbonat atau PET. Dosen sekaligus Peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan SEAFAST Center, Nugraha Edhi Suyatma menyampaikan, International Agency for Research on Cancer (IARC) belum mengklasifikasikan Bisfenol A (BPA) dalam kategori karsinogenik pada manusia. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dosen sekaligus Peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) dan SEAFAST Center, Nugraha Edhi Suyatma menyampaikan, International Agency for Research on Cancer (IARC) belum mengklasifikasikan Bisfenol A (BPA) dalam kategori karsinogenik pada manusia.

Diketahui IARC merupakan Lembaga bagian dari WHO.

Sementara, acetaldehyde yang ada dalam kemasan PET justru sudah dimasukkan ke kelompok yang kemungkinan besar karsinogenik untuk manusia.

Jadi menarasikan BPA sebagai karsinogenik tidak sesuai dengan pernyataan IARC dan WHO.

“Hingga sekarang, IARC, badan yang di bawah WHO masih mengkategorikan BPA masuk di grup 3, belum masuk di grup 2A atau 2B. Kalau acetaldehyde, justru masuk ke grup 2B itu sejak lama,” kata Nugraha via rilis ke Tribun-Timur.com, Selasa (13/9/2022).

Seperti diketahui, IARC mengklasifikasikan karsinogenik ini dalam 4 grup.

Dimana, kelompok 1, karsinogenik untuk manusia.

Kelompok 2A, kemungkinan besar karsinogenik untuk manusia.

Lalu, kelompok 2B, dicurigai berpotensi karsinogenik untuk manusia.

Kelompok 3, tidak termasuk karsinogenik pada manusia.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved