Syaharuddin Alrif: Tarif Ojek Online di Makassar Rp10.500 Hingga Rp13.000

Puluhan driver ojek online mendatangi gedung DPRD Sulsel Senin (12/9/2022). Mereka membahas kenaikan tarif menyusul kenaikan BBM.

Editor: Ari Maryadi
Tribun Timur
Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif memberikan keterangan pers seusai rapat dengar pendapat dengan driver ojol di gedung DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar Senin (12/9/2022). RDP membahas kenaikan tarif ojol menyusul kenaikan harga BBM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tarif ojek online di Kota Makassar Sulawesi Selatan mengalami kenaikan.

Kenaikan itu menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertalite, Pertamax dan Biosolar mulai 3 September 2022.

Tarif ojek online di Kota Makassar mengikuti tarif ojol Zona III yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

Tarif angkutan kota antar provinsi (AKAP) kelas ekonomi dan ojek online (ojol) 2022 telah dinaikkan oleh Kementerian Perhubungan.

Kebijakan ini ditetapkan pertanggal 7 September 2022 dan mulai diberlakukan tiga hari kemudian, atau mulai Sabtu 10 September 2022.

Senin (12/9/2022), puluhan driver ojek online atau ojol kembali mendatangi gedung DPRD Sulsel Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar.

Puluhan drivel ojol itu datang untuk menindaklanjuti demonstrasi tuntutan kenaikan Tarif Ojek Online setelah harga bahan bakar minyak naik.

Hasil rapat dengar pendapat di gedung DPRD Sulsel menyepakati penyesuaian tarif ambang batas dan bawah serta minimum.

Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif mengatakan, tarif ojol mengacu pada Keputusan Menteri Perhubungan No KP 548 Tahun 2020 soal besaran Tarif Jasa Ojol dengan aplikasi yang kemudian diubah menjadi KP 564 Tahun 2022. 

Syahar mendorong Pemprov Sulsel menerbitkan Peraturan Gubernur untuk mengatur tarif baru menindaklanjuti keputusan menteri perhubungan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved