Bank Indonesia

BI Sulsel: Sektor Pariwisata Perlu Didorong di Masa Pemulihan Ekonomi

Sektor pariwisata dinilai jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Deputi Kepala Bank Indonesia Sulsel Fajar Madjardi

Penulis: Rudi Salam | Editor: Sukmawati Ibrahim
RUDI SALAM/TRIBUN-TIMUR.COM
Deputi Kepala Bank Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel), Fajar Madjardi dalam acara Makassar Tourism Talks dengan tema ‘Get Stronger Through Sustainable Tourism’ di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (12/9/2022). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sektor pariwisata dinilai jadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Olehnya, pengembangan sektor pariwisata perlu didorong untuk memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi yang sedang bergerak.

Demikian disampaikan Deputi Kepala Bank Indonesia Sulawesi Selatan (Sulsel), Fajar Madjardi.

Itu disampaikan dalam acara Makassar Tourism Talks dengan tema ‘Get Stronger Through Sustainable Tourism’ di Hotel Gammara, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Senin (12/9/2022).

Fajar memaparkan, sektor pariwisata salah satu sektor yang berpotensi besar daam mendorong perekonomian. 

“Keterkaitannya dengan sektor lainnya atau lapangan usaha lainnya sangat tinggi. Sehingga perkembangan sektor pariwisata ini bisa memberikan multiplayernefek pada perkembangan sektor lainnya,” papar Fajar.

Fajar mencontohkan, wisatawan yang datang akan membelanjakan uangnya untuk akomodasi, transaportasi, cenderamata, dan sebagainya.

Perkembangan pariwisatan yang menarik wisatawan juga dinilai akan menambah devisa negara.

Fajar menyebut, pemerintah telah menjelakan banyak cara untuk mengembangkan pariwisata.

Salah satunya melalui strategi yang dikenal dengan 3A2P.

3A meliputi Akses, Atraksi, dan Amenitas serta 2P yang mencakup Promosi dan Pelaku Pariwisata.

Lebih lanjut, Fajar mengatakan pariwisata Sulsel telah bergerak pulih pasca pandemi Covid-19.

Momentum itu pun, kata dia, perlu dimanfaatkan pemerintah dengan berbagai strategi penguatan sektor pariwisata.

“Ini kalau berbicara strategi, pemerintah telah punya strategi jangka menengah panjang di Sulsel ini, sebagaimana terdapat dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Sulsel Tahun 2015-2030,” kata Fajar. (*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved