Dipilih Langsung Cucu Raja Bone, Intip Profil HB Ambarala Ketua Perkumpulan Wija Arung Sumaling

Amanah ini diputuskan setelah beberapa kali digelar pertemuan di Makassar dan Maros oleh wija La Mappesangka Arung Sumaling dari sejumlah daerah

Editor: Saldy Irawan
saldy/tribun-timur.com
Muhammad Hasan Basri Ambarala diamanahkan sebagai Ketua Perkumpulan Wija La Mappesangka Petta Dg Makkuling Arung Sumaling 

TRIBUN-TIMUR.COM - Dr Muhammad Hasan Basri Ambarala diamanahkan sebagai Ketua Perkumpulan Wija La Mappesangka Petta Dg Makkuling Arung Sumaling.

Amanah ini diputuskan setelah beberapa kali digelar pertemuan di Makassar dan Maros oleh wija La Mappesangka Arung Sumaling dari sejumlah daerah di Sulsel. 

Dalam penetapan itu, tercatat ada tujuh formatur yang menetapkan HB Ambarala, diantaranya, Dr Andi Ilham Samallangi, Ir Andi Aspul Anwar Parenrengi, Andi Adiraja Pakki, Andi Herman, Andi Sulaeha, Andi Irsan Rukka dan Andi Adi Mauraga.

Ketua Formatur yang dipimpin Andi Ilham Samallangi menjelaskan, perkumpulan wija ini adalah tempat berkumpulnya wija La Mappesangka Petta Dg Makkuling Arung Sumaling dari Bone, Gowa, Bulukumba, Soppeng, Maros, Sinjai, Selayar dan Maros.

Menurut Andi Ilham Samallangi terpilihnya Muhammad Hasan Basri Ambarala karena selain masih tercatat keturunan langsung La Mappesangka dan juga memiliki pengalaman yang mumpuni memimpin perkumpulan.

"Ambarala memang termasuk trah ke 7 dari La Mappesangka yang keturunannya ada di Sinjai dan Gowa dan di bagian selatan Bone. Beliau dari trah ke 7 La Paccalla Petta Tuju salah satu putra Arung Sumaling ," tutur Andi Ilham yang juga dosen di Unibos.

Ia juga menjelaskan, La Mappesangka memiliki sejumlah putra dan putri diantaranya ; La Massangkirang Sulle Datu Citta Soppeng, La Palurui Karaeng ToboE ri Tanralili, La Bode Petta Jumba, La Makkarumpa Petta Terru, Besse Tanete Maloloe dan La Pabbenteng Dg Palawa Petta Bampe yang keturunannya banyak tersebar di Kabupaten Bone serta beberapa putrinya bergelar Besse di wilayah Bone dan Bulukumba serta sejumlah putra dan putrinya yang masih belum tercatat di database perkumpulan.

"Perkumpulan ini adalah sarana para wija dari berbagai daerah untuk saling kenal dan ajang silaturrahim. Dan kita tidak sedikit jumlahnya di Sulsel serta luar Sulsel," tutur Andi Ilham.

Ia juga menjelaskan, pihaknya saat ini sementara mengumpulkan data para wija La Mappesangka untuk menjadi pedoman para wija untuk saling kenal. 

"Kami sudah mengumpulkan data dan silsilah yang dimiliki para wija dan akan kami angkat dalam seminar nanti, tentang siapa La Mappesangka dan mengapa keturunannya banyak tersebar di daerah ini," kata Andi Ilham Samallangi yang juga ahli geologi yang menekuni soal budaya di daerah ini.

Ia juga menjelaskan, pihak Formatur juga telah mengamanahkan Andi Adi Mauraga turunan Arung Sumaling dari trah Arung Mallawa Maros untuk menjadi ketua pertemuan akbar wija Arung Sumaling yang pertama kalinya akan dilaksanakan di Maros.

Sekedar diketahui, HB Ambarala seorang pemerintahan.

Karirnya dimulai dari Camat Mamajang di Kota Makassar, Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel, hingga akhir masa jabatan Staf Ahli Gubernur Sulsel.

Aktivitas saat ini, Ambarala tercatat sebagai akademisi, ia juga ikut dalam kepengurusan Partai Hanura.

HB Ambarala tercatta sebagai alumni Unhas.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved