Sisa 40 Unit Mobil Angkutan Umum Legal Sinjai ke Makassar, Sisanya Angkutan Plat Hitam Ilegal

Kenapa ilegal? kata mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sinjai ini karena mobil tersebut tidak memiliki izin angkutan umum.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Waode Nurmin
TribunSinjai.com/Samsul Bahri
Terminal Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai tampak sepi, Jumat (9/9i/2022) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA- Organda Sinjai, Sulawesi Selatan mengungkap semakin berkurangnya mobil angkutan asal Kabupaten Sinjai ke Makassar saat ini.

Saat ini tersisa 40 unit yang resmi dan menggunakan plat kuning.

Sedang diluar dari itu angkutan umum ilegal.

" Saat ini tersisa 40 unit lebih angkutan umum Kabupaten Sinjai ke Makassar, sisanya plat hitam atau angkutan ilegal," kata Ketua Organda Sinjai, Saad Akmal, Jumat (9/9/2022).

Kenapa ilegal? kata mantan politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Sinjai ini karena mobil tersebut tidak memiliki izin angkutan umum.

Selain itu, jika terjadi laka lantas di perjalanan maka tidak bisa dibiayai penumpangnya Jasaraharja.

Karena itu, ia berharap agar seluruh mobil angkutan pribadi yang dijadikan sebagai angkutan umum dapat menggunakan plat kuning.

Sebab risiko lakalantas sangat berpotensi, apalagi perjalanan yang jauh.

Sedang jumlah angkutan umum pete-pete se Kabupaten Sinjai kurang lebih 300 unit.

Angkutan umum ini kategori angkutan pedesaan. (*)

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved