Demo Kenaikan Harga BBM

Ratusan Mahasiswa IAIN Palopo Demo Tolak Kenaikan BBM, Tutup Jl Ratulangi dan Jl Jenderal Sudirman

Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan unjuk rasa, Jumat (9/9/2022).

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sukmawati Ibrahim
CHALIK MAWARDI/TRIBUN-TIMUR.COM
Mahasiswa IAIN Palopo demo tolak kenaikan BBM di Jl Ratulangi, Palopo, Sulsel, Jumat (9/9/2022). Diketahui demo mahasiswa IAIN ini berlangsung selama tiga jam. Dimulai pada pukul 14.30-17.30 Wita. 

TRIBUNPALOPO.COM, BARA - Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan unjuk rasa, Jumat (9/9/2022).

Mahasiswa dalam aksi ini membawa lima tuntutan.

Pertama, menolak secara tegas kebijakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

Kedua, mendesak pemerintah untuk secara serius dan sungguh-sungguh memberantas mafia BBM.

Ketiga, mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan subsidi tepat sasaran.

Keempat, mendorong pemerintan untuk membuka keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan penyaluran BBM bersubsidi.

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Jl Sultan Alauddin, Mahasiswa Sindir Ulang Tahun Puan Maharani!

Baca juga: Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Puluhan Mahasiswa UINAM Blokade Jl Sultan Alauddin

Kelima, mendesak pemerintah untuk menghapus aturan RKUHP terkait pembatasan kebebasan berpendapat.

Demo mahasiswa IAIN ini berlangsung selama tiga jam.

Dimulai pada pukul 14.30-17.30 Wita.

Mahasiswa memulai demo dengan melakukan orasi di Jl Ratulangi atau tepat di gerbang masuk kampus mereka.

Dalam aksinya, mahasiswa menutup sepenuhnya jalan dan membakar ban bekas. Serta memaksa aparat keamanan mengalihkan kandaraan ke jalan lain.

Setelah berorasi sekitar satu jam, mahasiswa kemudian pawai sekitar tiga kilometer menggunakan pick up dan motor ke Jl Jenderal Sudirman atau dekat Taman I Love Palopo.

Pawai mahasiswa di jalan-jalan utama Palopo menjadi perhatian masyarakat dan pengguna jalan.

Tidak sedikit dari masyarakat yang teriak memberi dukungan kepada mahasiswa menolak kenaikan BBM.

Di Jl Jenderal Sudirman, massa kembali menutup jalan, orasi, dan membakar ban bekas.

"Kenaikan harga BBM akan berdampak buruk bagi masyarakat menengah kebawa, makanya kami tolak," tegas jenderal lapangan aksi, Wiro Sanjani. (*)

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved