Perpanjangan Kontrak Karya Ditolak Gubernur Sulsel, Begini Jawaban PT Vale Indonesia

PT Vale tidak memberikan tanggapan spesifik perihal penolakan Gubernur Sulsel terkait perpanjangan kontrak.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Plant Site atau pabrik pengolahan nikel PT Vale Indonesia di Sorowako, Kecamatan Nuha, Luwu Timur, Sulsel. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara tegas menolak perpanjangan kontrak PT Vale Indonesia Tbk. 

Perseroan ingin menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan iklim investasi di Indonesia.

PT Vale adalah perusahaan pertambangan terintegrasi yang tidak pernah mengekspor biji sejak awal berdiri.

Beberapa aspek utama terkait keberlanjutan seperti mendapatkan peringkat Proper hijau, mengoperasikan PLTA sebagai sumber energi utama sehingga memiliki intensitas karbon terendah.

Kemudian memiliki peta jalan menuju pertambangan rendah karbon yang net zero di 2050, menjaga kualitas air limpasan menuju badan air dengan lebih dari 100 sediment pond termasuk LGS, kejernihan Danau Matano tetap terjaga.

Selalu menjaga lahan terbuka tetap minimal setelah kegiatan penambangan, dengan selalu merehabilitasi lahan pasca tambang, telah menanam lebih dari 3.7 juta pohon, dan mereforestasi area diluar KK sebesar lebih dari 10 ribu hektar.

Membuka lapangan kerja untuk sekitar 3.000 karyawan dan 6.000 kontraktor, dengan komposisi karyawan 99.7 persen dari Indonesia dan 86,6 persen diantaranya dari lokal Luwu Timur.

Dalam satu dekade terakhir (tahun 2011-2021), kontribusi PT Vale untuk kas negara melalui pembayaran pajak dan non-pajak sebesar AS$ 1,2 miliar.

Membuka kesempatan usaha untuk lokal dan regional rerata lima tahun sebesar sekitar AS$ 33,7 juta.

PT Vale senatiasa sangat terbuka dalam melaksanakan setiap kegiatannya, hal itu dapat diakses melalui informasi melalui website perseroan.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved