Demo Kenaikan Harga BBM

Gerakan Aktivis Muda Indonesia Tutup Jl AP Pettarani, Kecam Jokowi-Ma'ruf Amin Turun Jabatan

Tujuh hari setelah harga BBM bersubsidi resmi dinaikkan, aksi unjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus dilakukan. 

Muh Sauki Maulana/TRIBUN-TIMUR.COM
Gerakan Aktivis Muda Indonesia saat menggelar aksi penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi di Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Jumat (9/9/2022). Sekitar 20 massa aksi, kompak mengecam pemerintah karena telah menaikkan harga BBM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tujuh hari setelah harga BBM bersubsidi resmi dinaikkan, aksi unjuk rasa di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus dilakukan. 

Jenderal Lapangan Gerakan Aktivis Muda Indonesia (Gamasi), Saddam Husain melakukan unjuk rasa di Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Jumat (9/9/2022).

Sekitar 20 massa aksi, kompak mengecam pemerintah karena telah menaikkan harga BBM.

Sadam menilai, Jokowi-Ma'ruf Amin tidak menjalankan amanah masyarakat Indonesia pada pilpres kemarin.

Pasalnya, dengan naiknya harga BBM, akan memicu inflasi sehingga berpotensi mencekik masyarakat ekonomi kelas bawah.

"Presiden gagal selama dua periode, kami meminta Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya," jelasnya dalam orasi.

Dirinya menambahkan, eforia kemerdekaan Indonesia hanya status belaka.

Karena, kesejahteraan rakyat hingga kini masih belum terpenuhi secara maksimal.

"Negara masih di bawah naungan oligarki. Kemerdekaan ke-77 Indonesia tidak ada nilainya," ujarnya.

Lanjut, demonstran juga menilai legislator DPRD Provinsi Sulsel hanya bisa bungkam dalam merespon kebijakan ini.

"DPRD Provinsi Sulsel lalai dalam membawa aspirasi masyarakat. Mereka hanya diam dalam merespon kenaikan harga BBM bersubsidi," tutupnya.

Sadam bahkan mengancam, akan datang dengan gelombang massa aksi yang sangat besar apabila Presiden Jokowi tidak bisa menstabilkan ekonomi masyarakat Indonesia. (*)

Laporan Jurnalis Tribun Timur Muh Sauki Maulana 

 


 

 

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved